Jadi Wilayah yang Bersengketa, Inilah Laut China Selatan dalam Riset Ilmiah

Jadi Wilayah Yang Bersengketa Inilah Laut China Selatan Dalam Riset Ilmiah 28c8843.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

JAKARTA – Laut Cina Selatan atau dikenal dengan Laut Cina Selatan merupakan laut di sepanjang Samudera Pasifik mulai dari Singapura hingga Selat Taiwan dengan luas sekitar 3,5 juta kilometer persegi.

BACA LEBIH LANJUT – Tak Hanya Gelembung di Patahan Bumi, Tanda Kiamat Ini Juga Terjadi di Laut

Ini adalah salah satu jalur air tersibuk di dunia, dengan jalur navigasi penting yang digunakan untuk perdagangan internasional. Laut Cina Selatan juga kaya akan sumber daya alam, termasuk ikan, minyak, dan gas alam.

Universitas Budi Luhur menyelenggarakan Ujian Akhir Semester (UAS) bekerjasama dengan Program Studi Hubungan Internasional (HI) FISSIG dan Program Studi Ilmu Komunikasi FKDK. Kemitraan ini merupakan gabungan dari mata kuliah kurikulum tematik Simulasi Diplomasi dan Strategi Komunikasi untuk Mengatasi Sengketa Laut Cina Selatan.

Rektor Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc mengatakan, simulasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang intensif dan interaktif bagi siswa. Mengharapkan siswa untuk menerapkan teori dan konsep yang dipelajari dalam situasi nyata.

“Acara ini menunjukkan bagaimana implementasi teori yang diterima langsung digunakan dalam proses pembelajaran dan ceritanya juga luar biasa. Kolaborasi ini semakin menguatkan perkembangan Universitas Budi Luhur,” ujar Profesor Agus dalam sambutannya.

Dekan FISSIG, Dr. Yusran, S.I.P, M.Si menjelaskan tujuan utama dari tes ini adalah untuk melakukan simulasi strategi komunikasi dan langkah-langkah komunikasi dalam penanganan konflik di Laut Cina Selatan.

Dengan memadukan keahlian mahasiswa dari dua bidang berbeda, Universitas Budi Luhur berharap dapat melahirkan pemikiran kreatif dan solusi inovatif terhadap permasalahan sulit dan menantang dalam hubungan internasional.

“Konteks ini mengatakan bahwa sengketa Laut Cina Selatan merupakan isu dalam pidato pemilu presiden. Hari ini isu tersebut disimulasikan dan dapat memberikan penjelasan serta memberikan solusi sebagai ajang persuasi dan negosiasi,” jelas Dr Yusran.

Seperti diketahui, Laut Cina Selatan juga merupakan wilayah sengketa, dan beberapa negara mengklaim seluruh atau sebagian wilayah tersebut. Negara-negara yang mengklaim wilayah di Laut Cina Selatan antara lain Tiongkok, Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei, Taiwan, dan Indonesia. Konflik-konflik ini telah menjadi sumber ketegangan regional selama bertahun-tahun, dan terdapat kekhawatiran bahwa konflik-konflik tersebut dapat meningkat menjadi konflik militer.