Apa Dampak Psikologis dari Pengangguran dan Cara Mengatasinya

Apa Dampak Psikologis Dari Pengangguran Dan Cara Mengatasinya 4621a0b.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

JAKARTA – Dampak psikologis dari pengangguran tidak bisa dianggap remeh. Sebab, lama kelamaan hal ini bisa menimbulkan masalah kesehatan mental.

Informasi kesehatan yang dipublikasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menyebutkan bahwa pengangguran dapat mempengaruhi kesehatan mental, salah satunya adalah depresi. Pasalnya, ketika seseorang tidak mempunyai pekerjaan alias menganggur, maka ia kehilangan kontak dengan lingkungan sosialnya. Dalam jangka panjang, dampak buruk dari kondisi ini adalah munculnya pikiran untuk bunuh diri karena orang tersebut tidak mendapat dukungan dari masyarakat.

Sementara itu, menurut tim peneliti dari Washington dan Lee University, Amerika Serikat, orang yang menganggur lebih dari 25 minggu (6 bulan) memiliki kemungkinan 3 kali lebih besar mengalami masalah kesehatan mental.

Studi lain yang dilakukan Heldrich Center for Workforce Development di Rutgers University, AS, juga mengungkap hal serupa. Studi tersebut menyatakan bahwa para pengangguran merasa malu dengan status pengangguran mereka, sehingga mendorong mereka untuk mengisolasi diri dari teman dan keluarga.

Dampak psikologis dari pengangguran1. Penyebab Depresi Halaman kutipan Klik tombol tersebut, disebutkan bahwa menganggur terlalu lama dapat menyebabkan stres berat pada seseorang, jika tidak ditangani dapat menjadi depresi.

2. Menimbulkan sikap negatif Sebuah ulasan dalam jurnal “Procedia Engineering” menyebutkan bahwa pengangguran dapat menimbulkan perasaan negatif yang diungkapkan seperti kecemasan, depresi, perasaan melankolia, perasaan ketergantungan, ketidakmampuan menyelesaikan masalah sehari-hari, dan ketidakpuasan terhadap diri sendiri.

3. Berpengaruh pada ikatan hubungan dan jika anda terlalu lama menganggur dapat mempengaruhi hubungan anda dengan pasangan. Bagi pasangan suami istri, kondisi ini dapat berujung pada perceraian karena ketidakmampuan finansial seringkali menimbulkan banyak konflik.

Agar dampak negatif tersebut tidak terjadi, berikut beberapa cara mengatasinya seperti disebutkan Halodoc.

1. Jangan kesepian, pengangguran atau setengah pengangguran seringkali membuat masyarakat merasa malu dan terkucil dari lingkungan sosial. Nah, jangan lakukan itu! Memang dalam diri Anda akan mengalami depresi dan kecemasan, namun membuka diri kepada teman atau orang yang Anda percaya bisa memperkuat kondisi Anda.

2. Rancang secara teratur Kemalasan seringkali membuat orang tidak termotivasi. Tugas-tugas yang dilakukan di masa lalu secara bertahap dikurangi dan diubah selagi masih dikerjakan. Hindari itu. Bangunlah pada waktu yang sama setiap hari, berkomitmenlah pada pola makan sehat, dan luangkan waktu untuk berolahraga setiap hari.

Merasa nyaman dengan diri sendiri dan berfokus pada peningkatan kesehatan fisik dan mental dapat membantu Anda mengendalikan emosi.

3. Kegembiraan dalam mencari pekerjaan baru, mencari pekerjaan, dan menjalani hidup bisa menimbulkan stres. Penting untuk menyisihkan waktu khusus untuk meninjau pekerjaan Anda setiap hari, namun ingatlah bahwa Anda juga berhak mendapatkan kesempatan untuk beristirahat, bersantai, dan bermain. Tidak memiliki pekerjaan bukan berarti Anda tidak berharga.

4. Olahraga dapat meredakan gejala stres, kecemasan, dan depresi serta membantu memotivasi Anda untuk bersosialisasi dengan orang lain di gym atau kelas aerobik.

5. Menjadi Relawan Jika Anda merasa kewalahan atau kesepian, luangkan waktu beberapa jam dalam seminggu untuk menjadi sukarelawan. Anda bisa memulainya dari apa yang menjadi hobi Anda, dan bergabung dengan komunitas. Pertemuan dengan anggota komunitas relawan ini dapat mengarah pada pertumbuhan hubungan profesional seiring berjalannya waktu.

Pengalaman menjadi sukarelawan dapat menjadi tambahan yang bagus untuk resume, dan dapat membuka peluang karier.