Gaji PNS Naik Jelang Pemilu 2024, Ada Unsur Politik?

Gaji Pns Naik Jelang Pemilu 2024 Ada Unsur Politik 3b3b24d.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), tak ingin kenaikan gaji PNS dianggap berkaitan dengan kepentingan politik.

Bertepatan dengan tahun politik, ini merupakan kenaikan gaji PNS yang pertama kali sejak tahun 2019. Setelah diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari menjelang pemilu 2024 pada Jumat, 26 Januari 2024. Peraturan Pemerintah (VP) No.

Namun, Kepala Departemen Data, Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mohammad Averrouce mengatakan kebijakan tersebut tidak ada kaitannya dengan niat politik. Sebab, rencana kenaikan gaji ASN sudah digagas sejak 2020. “Enggak usah dihubungi. Kalau dilihat, mungkin 2020 waktunya naik, tapi Covid. Banyak usulan perbaikan.” kesejahteraan,” ujarnya kepada Liputan6.com di acara Kantor PANRB, Jakarta, Rabu (31/1/2024).

“Jangan bingung-bingung soal (politik). Pak Menteri (PANRB) selalu bilang, ini apresiasi kerja ASN. Di masa Covid, kita (ASN), TNI/Polri juga bahu-membahu,” ujarnya. Ini saat yang tepat untuk menaikkan gaji Anda

Ia menilai, kini saatnya menaikkan gaji PNS dengan mempertimbangkan membaiknya perekonomian negara, meningkatnya penerimaan pajak, dan aktivitas APBN yang masih mencatat surplus neraca primer.

“Kita bahas kesejahteraan terus. Jadi didukung sistem yang besar, perekonomiannya bagus, saya kira juga berperan,” tambah Averrouce.

Menurut dia, kebijakan kenaikan gaji PNS telah dibahas panjang lebar di berbagai kementerian/lembaga dan pemangku kepentingan terkait seperti Kementerian Keuangan dan Badan Layanan Umum (PSA). “Proses penetapan kebijakan memerlukan pembahasan dan tentunya antar kementerian/lembaga. Tentu kita juga melibatkan pemangku kepentingan kita – Kementerian Keuangan, BKN,” ujarnya.

Tahun 2024 Awalnya PNS dan PPPK bakal kaget. Sebab, gaji PNS akan meningkat, dan pada tahun 2024 gaji PPPK juga akan meningkat. Hal itu tertuang dalam dua peraturan yang baru saja ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam rangka kenaikan gaji PNS pada tahun 2024, Pemerintah menerbitkan Undang-undang tahun 2024. Peraturan Presiden (Perpres) No. 10 tentang penyesuaian gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sedangkan kenaikan gaji pegawai negeri sipil dan kontrak kerja (PPPK) ditetapkan pada tahun 2024. Keputusan Presiden No. 11 Tahun 2020 Peraturan Presiden No. 98 tentang Perubahan Gaji dan Tunjangan PPPK.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas memastikan sisa kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS sebesar 8 persen dan PNS sebesar 12 persen akan dibayarkan pada tahun depan. dua hari. .

“Harusnya dibayar 1-2 hari,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Anas kepada media.

Anas menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkėu) dan Sekretariat Negara (Setneg) mengenai Perpres mengenai gaji dan tunjangan bagi PNS dan pensiunan. jadi diperkirakan akan segera dirilis.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Pendayagunaan Aparatur Negara telah mengirimkan dan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Sekretariat Negara untuk segera mencairkan tunjangan ASN dan pensiunan, jelasnya. Daftar gaji PNS tahun 2024

Berikut data kenaikan gaji pegawai negeri terkini: 1. Gaji PNS Golongan Satu

Kelas He naik dari Rp1.685.700 menjadi Rp2.522.600

Kelas Ib naik dari Rp1.840.800 menjadi Rp2.670.700

Kelas Ic naik dari Rp 1.918.700 menjadi Rp 2.783.700

Kelas Id naik dari Rp1.999.900 menjadi Rp2.901.400 2. Gaji PNS Kelas II

Kategori IIa naik dari Rp 2.184.000 menjadi Rp 3.633.400

Kelas IIb mulai dari Rp 2.385.000 hingga Rp 3.797.500

Kelas IIc mulai dari Rp 2.485.900 hingga Rp 3.958.200

Kelas IId mulai dari Rp 2.591.000 hingga Rp 4.125.600 3. Gaji PNS Kelas III

Kategori IIIa naik dari Rp 2.785.700 menjadi Rp 4.575.200

Kelas IIIb mulai dari Rp 2.903.600 hingga Rp 4.768.800

Golongan IIIc mulai dari Rp 3.026.400 hingga Rp 4.970.500

Golongan IIId mulai dari Rp 3.154.400 sd Rp 5.180.700 4. Gaji PNS Golongan IV

Kelas IVA naik dari Rp 3.287.800 menjadi Rp 5.399.900

Kelas IVb mulai dari Rp 3.426.900 hingga Rp 5.628.300

Kelas IVc mulai dari Rp 3.571.900 hingga Rp 5.866.400

Kelas IVd 3.723.000-6.114.500 Rp.

Kelas IVe mulai dari Rp 3.880.400 hingga Rp 6.373.200 Daftar Gaji PPPK 2024 Kelas I Rp 1.938.500 Rp 2.900.900 Kelas II Rp 2.116.900 Rp 3.070.900 Rp 3.070.900 Rp 3.071.900 . 20 Rp. Kelas IV Rp 2.299 9.800 Rp. 3.336.600 Golongan V 2.511.500 Rp. 4.189.900 Golongan VI 2.742.800 Rp. 4.367.100 Golongan VII 2.858.800 Rp 4.551.800 Golongan VIII 2.979.700 Rp 4.744 IX 2-6 3 p. 1.500 Rp. Golongan X Rp 3.339.100 – Rp 5.484.000 Golongan XI Rp 3.480.300. 5.716.000 Rp. Golongan V 4.107.600 Rp. 6.746.200 Golongan XVI 4.281.400 Rp. 7.031.600 Rp.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan Basa Sunda), Abdullah Azwar Anas menjamin kenaikan gaji pegawai negeri sipil (ASN) dan TNI/Polri akan dilaksanakan mulai tahun 2024 pada Januari mendatang.

Namun, proses pencairan kenaikan gaji PNS sebesar 8 persen masih menunggu keluarnya formulir Keputusan Pemerintah (Resolusi Pemerintah).

Yang penting (kenaikan gaji PNS) dibayarkan di bulan Januari,” kata Azwar Anas dari Kantor Kementerian PANRB di Jakarta, Rabu (1/3/2024).

Untuk waktu pencairannya, Anas masih menunggu Kementerian Keuangan memfinalisasi kebijakannya.

“Kita lihat prosesnya di Kementerian Kesehatan. Ini masih proses regulasi, kita harapkan cepat selesai. Kita tunggu saja,” ujarnya.

Namun, dia optimistis ketentuan kenaikan gaji PNS akan selesai pada bulan ini. “Belum, bulan Januari sudah selesai,” imbuhnya ketus.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani berjanji PP mengenai gaji terbaru ASN akan diumumkan secepatnya. Meski kebijakan tersebut diterbitkan setelah 1 Januari, namun PNS tetap digaji sesuai nominal terbaru.

Kalau lewat 1 Januari, haknya tetap dibayarkan pada 1 Januari, kata Sri Mulyani.

Perlu diketahui, Kementerian Keuangan sedang menyelesaikan beberapa peraturan baru terkait gaji PNS, TNI/Polri, dan pensiunan. Sedangkan ketentuan gaji pegawai negeri sipil dengan kontrak kerja (PPPK) akan diatur melalui Keputusan Presiden.

Kementerian Keuangan menyiapkan anggaran sekitar Rp52 triliun untuk menaikkan gaji PNS sebesar 8% dan pensiunan sebesar 12%. Rinciannya, gaji PNS Rp9,4 triliun, gaji PNS Rp25,8 triliun, dan gaji pensiunan Rp17 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan dibayarkan pada Januari 2024.

Gaji ASN 2024 tetap dibayarkan, kenaikannya sesuai keterangan presiden sebesar 8 persen, dan pensiunan sebesar 12 persen, kata Menkeu dalam konferensi pers APBN. APBN), Jakarta, Selasa (02/01/2024).

Namun Peraturan Pemerintah (GPR) tentang kenaikan gaji PNS tetap diterapkan. Meski demikian, Sri Mulyani membenarkan gaji ASN sudah dibayarkan.

Tapi PPnya sedang diselesaikan, cepat, jangan khawatir, 12 bulan Januari tetap dibayar, katanya.

Kanyaho, pada tahun 2024, pemerintah berencana menaikkan gaji PNS sebesar 8 persen, dan pensiunan sebesar 12 persen.