Anjing Paling Berbahaya di Dunia, Menyerang hingga Habisi Nyawa Manusia

Anjing Paling Berbahaya Di Dunia Menyerang Hingga Habisi Nyawa Manusia 0e71245.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

JAKARTA – Berbicara tentang anjing paling berbahaya di dunia, bukan hanya soal rasnya saja. Anjing memang menjadi salah satu hewan yang disukai banyak orang sebagai teman atau hewan peliharaan. Hal ini tidak lepas dari perilakunya yang setia, penuh kasih sayang, ramah dan mampu melindungi pemiliknya. Tak heran jika banyak orang yang kerap menjalin persahabatan dengan hewan peliharaannya. Namun sayangnya, banyak jenis anjing yang dapat menyerang dan melukai manusia dan pemiliknya. Menurut situs Pet Keen, ternyata ada beberapa ras anjing di dunia yang bisa dibilang sangat berbahaya. Jadi anjing jenis apa ini? Dilansir dari Facst.net, berikut ulasannya. 10. Tosa Inu Dimulai dengan angka 10 adalah Tosa Inu. Anjing raksasa asal Jepang ini memiliki berat lebih dari 100 kilogram. Dikenal karena kombinasi keberanian dan ketenangannya, Tosa Inu awalnya dibiakkan untuk adu anjing. Tapi jangan biarkan ukurannya membodohi Anda. Dengan pelatihan dan sosialisasi yang tepat, mereka berubah menjadi teman yang tenang dan patuh, bertindak sebagai penjaga alami dengan gonggongan mereka yang dalam dan kehadiran yang mengintimidasi.9. Fila Brasileiro Di nomor 9 ada Fila Brasileiro. Trah Brasil ini adalah pelacak luar biasa dengan kesetiaan tanpa batas. Mereka membentuk ikatan yang kuat dengan keluarga mereka dan sering kali waspada terhadap orang asing. Sifat protektif mereka memerlukan pelatihan awal dari pemilik yang dapat diandalkan yang dapat menangani kemauan kuat mereka dan memberikan banyak latihan. Dogo Argentino Dogo Argentino menempati posisi kedelapan. Berasal dari Argentina, ras berotot ini dibiakkan untuk berburu hewan besar. Mereka memiliki kekuatan yang luar biasa dan memiliki dorongan mangsa yang signifikan. Pelatihan dini dan solid sangat penting bagi anjing-anjing ini, yang tidak hanya merupakan pemburu yang kuat, tetapi juga anggota keluarga yang penyayang. Gembala Kaukasia adalah Gembala Kaukasia kelas 7. Trah raksasa Pegunungan Kaukasus ini berasal dari anjing penjaga, yang secara historis melindungi ternak dari predator. Mereka memiliki bulu yang tebal dan penampilan seperti beruang. Mandiri namun setia, anjing-anjing ini memerlukan pelatihan dan sosialisasi terus-menerus untuk mengelola naluri pertahanan mereka. Di nomor 6, sapa Bull Mastiff. Trah ini merupakan perpaduan menarik antara kekuatan bulldog dan ukuran mastiff. Berasal dari Inggris untuk melacak pemburu, Bullmastiff adalah raksasa yang lembut di lingkungan keluarga. Mereka berkembang dengan olahraga ringan dan senang menjadi bagian dari aktivitas keluarga, namun pelatihan dini adalah suatu keharusan. Di tempat ke-5 adalah Alaskan Malamute Halfway Alaskan Malamute, salah satu kereta luncur anjing Arktik tertua. Dikenal karena daya tahan dan kekuatannya, anjing yang ramah namun mandiri ini membutuhkan pemilik berpengalaman yang dapat memberikan pelatihan dan tantangan terus-menerus, baik secara fisik maupun mental. Rottweiler adalah Rottweiler yang menempati posisi keempat. Trah Rottweiler identik dengan kepercayaan diri dan kekuatan. Di masa lalu, Rottweiler adalah penggembala dan penarik kereta. Saat ini, mereka unggul dalam berbagai peran, mulai dari hewan peliharaan hingga anjing polisi. Mereka sangat setia, membutuhkan pemilik yang memahami perilaku anjingnya dan memberikan pelatihan terstruktur.3. American Pit Bull Terrier American Pit Bull Terrier menempati posisi ketiga. Sering disalahpahami, anjing ini sangat penyayang dan berbakti. Mereka energik dan cerdas, berkembang dengan banyak latihan dan pelatihan penguatan positif. Sosialisasi dini sangat penting bagi mereka untuk menjadi orang dewasa yang dapat menyesuaikan diri dengan baik. Doberman Pinscher Di nomor 2 adalah Doberman Pinscher. Dikenal karena bulunya yang ramping dan tubuh atletisnya, Doberman cerdas dan mudah dilatih, ideal untuk perlindungan dan persahabatan. Mereka membentuk ikatan yang kuat dan memerlukan pelatihan terus-menerus sejak usia dini. Gembala Jerman Dan sekarang, yang pertama adalah anjing Gembala Jerman. Dikagumi karena keserbagunaan, kecerdasan, dan kesetiaannya, Anjing Gembala Jerman unggul dalam berbagai peran. Mereka membutuhkan pelatihan terstruktur, sosialisasi dan banyak stimulasi untuk tidak hanya menjadi pelindung, tetapi juga anggota keluarga yang setia dan penuh kasih sayang. Tak mengasuh anak di hari tuanya, perempuan ini meninggalkan warisan senilai Rp 44 miliar kepada hewan peliharaannya. Seorang wanita lanjut usia yang mengaku tak pernah dijenguk anak-anaknya meski sudah tua dan sakit, memutuskan mewariskan hartanya kepada hewan peliharaannya infosurabaya.com.co.id 29 Januari 2024