Bunga Kecombrang, Bumbu Dapur yang Bikin Wangi Masakan Ternyata Kaya Antioksidan

Bunga Kecombrang Bumbu Dapur Yang Bikin Wangi Masakan Ternyata Kaya Antioksidan Dfec5bc.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

Liputan6.com, Jakarta Kecombrang, tanaman dengan nama latin Etlingera elatior, merupakan tanaman rumput asli Asia Tenggara. Di Indonesia sebagian orang Indonesia menyebut tanaman ini honje, namun di Malaysia disebut bunga kantan.

Nah, beberapa tahun terakhir ini menjadi populer di masakan Indonesia. Bagian bunga kecombrang sering digunakan sebagai bumbu berbagai masakan. Termasuk menggunakan resep Sambal Udang Kecombrang karya chef Devina Hermawan.

Banyak orang menyukai aroma bunga yang ditambahkan ke masakan. Bagi yang belum tahu, kecombrang ini mempunyai wangi yang manis, ada bunga dan buahnya.

“Rasa kecombrang ada aroma bunga dan buah. Tapi rasanya asam,” ujar guru Masterchef Indonesia Season 5 itu di akun YouTube Devina Hermawan yang diunggah setahun lalu.

Kaya akan antioksidan

Berbagai penelitian sebelumnya telah menyelidiki aktivitas antioksidan rimpang dan daun kecoa. Namun pada tahun 2011, peneliti Tan Jackie dan rekannya mencari kandungan oksidan pada bunga kecombrang.

Penelitian awal menunjukkan bahwa ekstrak bunga kecombrang memiliki sifat antioksidan yang baik, membantu melawan stres oksidatif akibat timbal.

“Ini mungkin merupakan obat terapeutik untuk keracunan timbal,” kata Jackie dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh BMC Research.

Mengingat tanaman ini merupakan tanaman asli Asia Tenggara, maka negara-negara di seluruh Indonesia memanfaatkan bunga tanaman ini sebagai bumbu kuliner.

Orang Thailand dan Malaysia juga menggunakan bunga kecombrang dalam masakan, dan beberapa komunitas bahkan memakannya mentah, menurut BMC Research.

Di Malaysia, bunga kecombrang biasanya menambah cita rasa nikmat pada masakan seperti laksa Penang, nasi kerabu, dan nasi ulam.

Di Malaysia, masyarakat setempat percaya bahwa kecombrang juga memiliki khasiat obat dan menggunakan rebusan kecombrang untuk mengobati infeksi telinga.

Daun kecombrang dipercaya dapat membantu masyarakat setempat dalam menyembuhkan luka.

Sebuah studi oleh Habsha M. juga pada tahun 2005 dan diterbitkan di J Med Sci Malaysia menunjukkan bahwa kuncup bunga muda E. elatior memiliki sifat antimikroba, sitotoksik dan antikanker.