Cara Merawat Anak yang Demam di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?

Cara Merawat Anak Yang Demam Di Rumah Kapan Harus Ke Dokter A9817ba.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Saat suhu tubuh anak naik di atas normal atau demam, seringkali orang tua langsung panik. Perawat berlisensi Nicole Galan mengatakan orang tua tidak perlu terlalu khawatir, karena ada banyak cara alami untuk menurunkan demam di rumah.

Diambil dari laman Medical News Today, Senin (5/2/2024), Galan mengatakan demam merupakan cara paling umum untuk melawan penyakit. Namun demam bisa disebabkan oleh penyakit peradangan, reaksi terhadap vaksin, atau hal lain.

Perawatan di rumah untuk anak demam adalah dengan minum sebanyak-banyaknya. Bayi dan anak-anak juga bisa diberikan kuah atau jus panas. Sangat penting untuk memastikan kenyamanan anak.

Jika anak gelisah dan tidak bisa tidur, orang tua bisa mencoba membacakan cerita atau memutar musik lembut. Cara lainnya adalah dengan mandi air hangat atau menempelkan waslap hangat ke dahi anak untuk meredakan demamnya.

Galan mengatakan, jangan mengoleskan alkohol pada kulit anak untuk menurunkan demamnya, karena bisa berbahaya jika terserap melalui kulit. Sama halnya dengan orang dewasa, obat minum biasanya tidak perlu langsung diberikan pada anak yang demam.

Namun, mengonsumsi obat antipiretik yang dijual bebas dapat membantu menurunkan suhu tubuh dengan cepat dan membuat anak merasa lebih nyaman. Obat yang tepat untuk anak segala usia adalah asetaminofen. Perlu diingat bahwa beberapa obat tidak cocok untuk anak-anak pada usia tertentu.

“Aspirin tidak cocok untuk anak di bawah 16 tahun, dan ibuprofen tidak cocok untuk anak di bawah tiga bulan atau berat badan di bawah lima pon. Ibuprofen juga tidak cocok untuk anak penderita asma,” kata Galan.

Demam ringan terjadi ketika suhu tubuh mencapai 37,8 hingga 39 derajat Celcius, sedangkan suhu tubuh di atas 40 derajat Celcius. Gejala demam lainnya antara lain berkeringat, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, kelelahan, dan lesu.

Kapan orang tua sebaiknya memeriksakan diri ke dokter dan memerlukan pengobatan untuk demam? Galan mengatakan Anda harus segera menemui dokter jika anak Anda mengalami demam tinggi atau terus-menerus yang tidak dapat diobati dengan pengobatan rumahan.

Ambang batas untuk mencari pengobatan seringkali lebih rendah pada anak-anak dan bayi dibandingkan pada orang dewasa. Secara umum, masyarakat harus mencari pertolongan medis jika bayi berusia di bawah tiga bulan mengalami demam 38 derajat Celcius atau lebih.

Begitu pula dengan anak usia tiga hingga enam bulan yang memiliki suhu 39 derajat Celcius atau lebih. Tanda lainnya adalah jika demam sudah berlangsung lebih dari lima hari, dan disertai gejala lain, seperti ruam, tanda dehidrasi (mata berair, tidak ada air saat menangis, atau popok basah), dan tidak mau makan. .

Penting juga untuk mencari pertolongan medis jika gejala leher kaku atau nyeri termasuk demam, sensitivitas cahaya, ruam, dehidrasi, dan kejang. Sebab, gejala tersebut bisa jadi mengindikasikan penyakit yang lebih serius, seperti meningitis.