Pemerintah Incar Inflasi Terjaga 2,5 Persen Sampai 2027, Ini Strateginya

Pemerintah Incar Inflasi Terjaga 2 5 Persen Sampai 2027 Ini Strateginya 72a974d.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan salah satu hasil Rapat Tingkat Tinggi (RAN) Kelompok Organisasi Pariwisata (TPIP) adalah penguatan ketahanan pangan untuk melawan inflasi. tujuan 2024. Artikel sebelumnya.

“Penguatan ketahanan pangan itu efektif, kemudian perlu data juga,” kata Menteri Airlangga dalam konferensi pers HLM TPIP di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Senin (29/1/2024).

Upaya peningkatan ketahanan pangan juga akan dilakukan dengan memperkuat strategi antar Organisasi Pembangunan Daerah (TPID) dan melanjutkan Gerakan Nasional Kelola Kehalusan serta komunikasi untuk menjaga ekspektasi yang meningkat. Langkah strategis selanjutnya yang disepakati TPIP untuk menjaga inflasi tetap pada kisaran sasarannya, termasuk kebijakan moneter dan fiskal, sejalan dengan upaya mendukung inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Bahkan, TAN TPIP menyetujui beberapa langkah strategis dan bersedia menjaga inflasi pada tahun 2024 pada target 2,5 atau lebih dari satu persen,” ujarnya.

Pemerintah akan mengendalikan peningkatan sampah makanan hingga di bawah 5 persen dengan berfokus pada varietas beras, keju, dan bawang bombay.

Langkah selanjutnya adalah menjaga ketersediaan pasokan melalui distribusi pangan untuk mengurangi risiko jangka pendek dan juga mengantisipasi perubahan saat panen raya serta menjaga harga menjelang hari raya keagamaan. Kemudian, RAN juga menyepakati tingkat inflasi tahun 2025, 2026, dan 2027 sebesar 2,5 atau lebih dari satu persen yang ke depan akan ditentukan melalui Undang-Undang Menteri Keuangan.

“Ke depan kita berharap dapat mencapai target tingkat inflasi pada tahun 2024,” kata Menteri Airlangga.

Selain itu, TPIP juga akan menyelenggarakan rapat koordinasi nasional pada Juni 2024 dengan tujuan stabilisasi manufaktur dan peningkatan efisiensi rantai pasok untuk mendukung stabilitas harga.