Kado Awal 2024, Rp4,385 Triliun Dana BOS Madrasah dan BOP RA Cair

Kado Awal 2024 Rp4 385 Triliun Dana Bos Madrasah Dan Bop Ra Cair 89ba350.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

infosurabaya.com Edukasi – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) madrasah dan dukungan operasional pelaksanaan Raudlatul Athfal (BOP RA) tahap pertama dikucurkan tahun ini. Total dana yang disalurkan pada tahap pertama mencapai Rp4,385 triliun yang sudah ada di madrasah.

Penegasan tersebut disampaikan oleh M Ali Ramdhani, Direktur Jenderal Pendidikan Islam. Scroll terus untuk artikel selengkapnya di bawah ini.

Pihaknya telah mengeluarkan arahan kepada kepala seluruh kantor wilayah Kementerian Agama Pengambil Kebijakan Sosial tentang pendanaan BOS Madrasah dan BOP RA.

M Ali Ramdhani menekankan, “mereka harus memahami dan mengikuti petunjuk teknis pengelolaan Bantuan Operasional (BOP) RA dan BOS di madrasah.”

Bimbingan teknis pengelolaan BOS Madrasah dan BOP RA tersedia di Pusaka Superapps dan https://bos.kemenag.go.id atau https://erkam.kemenag.go.id/.

M Ali Ramdhani mengingatkan, penggunaan BOS Madrasah dan BOP RA harus memenuhi ketentuan yang ditentukan dalam juknis. Selain itu, seluruh proses harus dilakukan secara profesional, tanpa korupsi dan konflik kepentingan.

Pria yang akrab disapa Kang Dhani ini menjelaskan, “Oleh karena itu, harus ada tanggung jawab yang jelas dari satuan kerja dalam memanfaatkan BOS Madrasah dan BOP RA, serta harus tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan mematuhi ketentuan hukum terkait.”

“Setiap kegiatan harus dilaksanakan secara efektif dan efisien serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dengan tetap memperhatikan tanggung jawab penggunaan anggaran,” ujarnya.

Kepala Bidang Sarana dan Kesiswaan Lembaga Madrasah (KSKK), Muchammad Sidik Sisdiyanto menambahkan, pihaknya telah meminta para kepala kantor wilayah Kementerian Agama se-Indonesia untuk membentuk badan pengurus BOP RA dan BOS Madrasah. Pedoman teknis telah ditetapkan.

Tim tersebut bertugas melakukan verifikasi dan verifikasi data unit pelatihan calon penerima.

Tim verifikasi MI dan MTs swasta dibentuk oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Sedangkan tim verifikasi MA swasta merupakan bagian dari tim BOS Kementerian Agama setempat.

M. Sidik Sisdiyanto menjelaskan, “Mengingat BOS dan BOP RA di Madrasah merupakan program yang penting, maka hal ini harus dilakukan untuk memastikan proses pengeluaran dapat dipertanggungjawabkan, objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.”

“Hampir semua lembaga pendidikan, terutama di awal tahun, membutuhkan dana operasional. Oleh karena itu, seluruh tim manajemen telah bergerak untuk mempercepat pembayaran. “Dan alhamdulillah pembayarannya sudah dilakukan pada minggu kedua bulan Januari,” jelas Sidik.

Berikut isi Rp4. Dana BOS Madrasah dan BOP RA yang dikeluarkan : 385.422.998.140 :

1. MI sebanyak 4.175.602 siswa. Total batasan anggaran sebesar Rp3.447.462.914.000,- dengan Rp1.742.653.218.085 (49,45%) sudah pada tahap pertama. 2. MTS untuk 3.085.646 siswa. Total batasan anggaran sebesar Rp3.051.960.690.000 dengan Rp1.398.658.063.935 (54,17%) sudah dibelanjakan pada tahap pertama. 3. MA sebanyak 1.351.187 mahasiswa. Total batasan anggaran sebesar Rp1.753.298.240.000 dengan Rp838.221.616.120 (52,19%) sudah dibelanjakan pada tahap pertama. 4. RA sebanyak 1.352.967 siswa. Total batasan anggaran sebesar Rp 812.156.400.000 dan jumlah yang sudah dikeluarkan pada tahap pertama sebesar Rp 405.890.100.000 (50,02%).

“Sehingga di luar batas total yang mencapai Rp9,64 triliun, pada tahap awal telah dicairkan sebesar Rp4,385 triliun atau sekitar 51,62%,” kata Sidik.

BOS dan BOP RA di Madrasah merupakan bukti kehadiran pemerintah di bidang pendidikan. Oleh karena itu, Sidik mengimbau seluruh pengelola dana hibah untuk mematuhi peraturan agar dana tersebut digunakan sesuai peruntukannya. Barcelona menargetkan Mikel Arteta sebagai manajer baru mereka menggantikan Xavi. Barcelona saat ini sedang mencari manajer baru setelah Xavi mengumumkan akan mengundurkan diri. Manajer Arsenal Mikel Arteta menjadi salah satu nama yang masuk dalam daftar incaran. infosurabaya.com.co.id 29 Januari 2024