Pelat Nomor Kendaraan Dasar Putih Tulisan Hitam Sudah Diberlakukan Ditlantas Polda Sulsel, Dimulai Kendaraan Roda Empat

Pelat Nomor Kendaraan Dasar Putih Tulisan Hitam Sudah Diberlakukan Ditlantas Polda Sulsel Dimulai Kendaraan Roda Empat C431892.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

Suara.com – Dinas Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan mulai menerapkan penggunaan tanda nomor kendaraan (TNKB) atau pelat nomor polisi dengan huruf hitam berlatar belakang putih.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel di Makassar, Pol Faizal, Kamis (13/10/2022), seperti dikutip Kantor Berita Antara, mengatakan penggunaan pelat nomor putih dengan huruf hitam saat ini hanya berlaku untuk kendaraan roda empat baru. kendaraan. Mobil.

“Saat ini penerapannya hanya untuk mobil dan semua mobil baru menggunakan TNKB warna putih,” jelas AKBP Faisal. Polres Muna AKBP Aiptu Samsul menunjukkan pelat nomor mobil (TNKB) atau pelat nomor pribadi dasar berwarna putih [Telisik.id]

Penggunaan TNKB dasar putih berhuruf hitam pada kendaraan bermotor baru roda empat atau lebih mulai berlaku Senin (10 Oktober 2022) ini.

Dasar penggunaan TNKB putih adalah Perpol Nomor 2021 tentang Pemberlakuan TNKB Dasar Putih Tulisan Hitam Pada Mobil Perorangan, Badan Hukum, dan Perwakilan. Tunduk pada pengoperasian pasal 45 (1 dan 2) dari pasal 7. Negara asing dan organisasi internasional.

Penggunaan TNKB warna putih mengacu pada pasal Perpol Nomor 7 Tahun 2021 tentang TNKB dan dijelaskan bagaimana mobil dapat menggunakannya, kata Kompol Faisal.

Ditlantas Polda Sulcel AKBP Restu Vijayanto, warga Kasubadit mengatakan, untuk penerbitan TNKB warna primer huruf hitam putih tetap berlaku untuk kendaraan roda dua atau tiga (BBN 1 dan BBN2), kendaraan roda empat, dan kendaraan roda empat. di atas.

“Kami tegaskan, dalam hal perpanjangan STNK Bea Balik Nama Kendaraan (BBN) 2 atau 5 tahun serta perubahan pelat nomor dan tanda pengenal pemilik, TNKB tetap menggunakan pelat nomor hitam dengan tulisan putih,” ujarnya. Dijelaskan.

Wakil Direktur Biro Lalu Lintas Daerah Polda Sulsel mengatakan, TNKB berhuruf hitam untuk kendaraan roda empat BBN2 dan kendaraan roda dua dan tiga BBN1/BBN2 akan segera dilaksanakan setelah diterbitkan. Stok bahan TNKB hitam tulisan putih habis.

“Dalam proses penggantian STNK yang berumur lima tahun, baik roda dua maupun roda tiga, kemungkinan dua-tiga bulan lagi kita akan menggunakan TNKB,” kata AKBP Faisal.

AKBP Restu Vijayanto mengatakan, materi TNKB dengan tulisan hitam di atas putih juga disalurkan ke Badan Kepolisian Daerah Provinsi (SANSAT).