Penampilan Couple Owan (Boalemo) dan Lady Rara Sukses Memukau Dewan Juri Dangdut Academy 6

Penampilan Couple Owan Boalemo Dan Lady Rara Sukses Memukau Dewan Juri Dangdut Academy 6 5c1c4ae.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

Liputan6.com, Jakarta Usai tampil di Grup 1 Senin malam (5/6) lalu, D’Academie 6 harus menghentikan Ina (Situbondo) dari Top 12, kini giliran Grup 2 yang mencoba memadukan performa terbaiknya. Alumni D’Academie dan Liga Dangdut Indonesia melaju ke babak 8 Besar tadi malam (7/2). Owen (Bolemo) terlihat bersama Lady Rara, Maharani (Serang) dan Wulan Permata serta Yuda (Pondianak) dan Rani Samala.

Maharani (Serang) pertama kali berkolaborasi dengan Wulan Permata dengan menyanyikan lagu “Kumpulan Dusta”. Kedua game tersebut berhasil mendapatkan tiga rekomendasi dari juri. “Ratu ini bisa seperti Wulan agungnya. Wulan, dan memberikan aura aneh pada Permaisuri. “Penampilan kalian berdua benar-benar kompak dan selaras dengan semangat yang sama,” puji Dewey Percy, salah satu juri yang disambut tepuk tangan meriah.

Sementara itu, Soima yang merupakan satu-satunya juri menuturkan, Maharani tidak bermain bagus saat keluar dari Top 16. “Menurut saya, reli Anda dari awal tidak bagus.” Cara Anda mengucapkan bait pertama perlu ditingkatkan,” kata Soima.

Kolaborasi Owan (Bolemo) dan Lady Rara yang terlihat mengenakan pakaian serba putih berhasil memikat seluruh juri dengan lagu Saat Jiwa Cinta Mendekat. “Saya tidak menyangka Owen yang kami tahu tangguh, justru luluh dan tampak jatuh cinta pada Lady Rara. Dari penampilan sebelumnya, kami selalu memperhatikan bahwa Owen perlu memperbaiki tubuh dan aksi panggungnya.” Owen melakukan segalanya dengan baik pada malam pertunjukan hari ini,” kata Denada. “Kerja sama Anda malam ini sungguh luar biasa. Kalian berdua terlihat seperti pasangan. “Saya sangat menikmati penampilan kalian,” tambah Devi Persik.

Berbeda dengan duet sebelumnya, kolaborasi Uda (Pondianak) dan Rani Samala gagal meraih pujian dari para juri. “Dari sudut pandangku, Yehuda terlihat tidak berdaya. Menurutku itulah bahayanya menyanyikan lagu-lagu non-sekunder. “Saya dengar karakter Yuda kurang nyaman di institusi besar,” kata Soima.

“Saya setuju Ma, saya rasa itu belum cukup. Menurutku, kamu tidak merespon dengan baik umpan yang diberikan ratu Yehuda kepadamu. Jadi sepertinya emosinya saling bertentangan, kata Devi Persik.

Tiba saatnya bagi penyiar Gilang Dirga, Reuben Onsu, Ramsey, Jirayut dan Kiir King mengumumkan hasil jajak pendapat pendidikan. Owen (Bolemo) otomatis lolos ke babak selanjutnya setelah menempati posisi pertama dengan perolehan suara tertinggi sebesar 43,18%. Owante (Bolemo) disusul Maharani (Serang) yang menduduki peringkat kedua dengan perolehan suara 35,35%.

Sedangkan adik Aulia, Yuda (Pondianac) (peringkat ketiga, D Academy 4) harus tersingkir dari kategori D Academy 6 karena mendapat nilai terendah 19,47%.

Dukungan berupa suara dari penonton sangat penting karena siapapun yang mendapat jajak pendapat tertinggi otomatis lolos ke babak selanjutnya. Penonton dapat mendukung akademi favorit pemirsa melalui SMS dengan mengetik DA (spasi) NAMA ACADEMIA ke 97288 (Tarif Rp 2000+PPN/SMS) atau dapat melakukan voting melalui aplikasi video dengan membuka tab arcade di aplikasi video. Voting banner d’ académie 6, lalu pilih sekolah yang Anda suka dan pilih sebanyak mungkin.

Dukung dan saksikan penampilan Grup 3 “D’Academy 6 Top 12” hari ini, Rabu, 7 Februari menampilkan Ammar (Kotabaru) berpasangan dengan Putri Isnari, Novia (Serang) dan Auliya serta Riyan (Lombok Timur) dan Riaz Randa 2024 , 20.30 WIB- Aktif, live di Indocier!