Bagaimana Perawatan Pra dan Pasca Operasi Total Knee Replacement? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Ortopedi

Bagaimana Perawatan Pra Dan Pasca Operasi Total Knee Replacement Ini Penjelasan Dokter Spesialis Ortopedi 20d0427.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

Liputan6.com, Jakarta Ketika seseorang menderita osteoartritis lutut, cedera lutut parah, dan rheumatoid arthritis, maka langkah yang dapat diandalkan untuk mengobati penyakit ini adalah penggantian lutut. Penggantian lutut adalah prosedur pembedahan yang menggantikan bagian lutut yang rusak dengan implan buatan.

Dr. Imelda Lumban Gaol, Sp.OT(K) Hip & Knie di RS EMC Sentul mengatakan, tujuan penggantian lutut adalah untuk menghilangkan rasa sakit, meningkatkan fungsi lutut dan memungkinkan pasien untuk kembali beraktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.

“Orang yang membutuhkan operasi penggantian lutut biasanya mengalami kendala dalam berjalan, menaiki tangga, dan bangun dari kursi,” ujarnya. “Jika hanya sebagian lutut yang rusak, dokter bedah hanya akan mengganti bagian itu.”

“Jika diperlukan penggantian sendi secara menyeluruh, humerus dan ujung panggul akan dibentuk kembali dan seluruh sendi akan dipulihkan,” jelas dokter. Imelda.

Ia juga mengungkapkan, ketika seseorang mengalami kesulitan dalam menekuk atau meluruskan lutut, serta mengalami nyeri saat berjalan atau tidur, penggantian dengan implan buatan merupakan pilihan yang disarankan.

“Solusinya tidak hanya untuk lansia saja, tapi bagi penderita cedera lutut dan kelainan sendi,” jelasnya.

Dokter Imelda menambahkan, “Jadi, jika sendi mengalami kerusakan atau tidak mampu menopang tubuh, maka diperlukan penggantian sendi, yaitu penggantian lutut.”

Dr. Imelda menjelaskan, sebelum dilakukan prosedur penggantian lutut, pasien terlebih dahulu mendapat pengobatan nonbedah. Perawatannya, kata dia, melibatkan penggunaan obat-obatan, suntikan sendi atau kawat gigi untuk membantu pasien menggunakan lututnya dalam beraktivitas.

“Penting untuk dicatat bahwa tulang rawan sendi tidak dapat sembuh secara alami dengan pengobatan dan terapi fisik yang ada saat ini,” jelasnya.

“Jika perawatan non-bedah tidak efektif dalam menghilangkan rasa sakit dan mengatasi masalah yang mengganggu aktivitas sehari-hari, pasien dapat mempertimbangkan operasi penggantian lutut,” kata dr Imelda.

Ia juga mengatakan pasien harus memahami prosedur pembedahan, potensi manfaat, dan harapan dari proses pemulihan.

Selain itu, Dr. Imelda pun mengungkapkan, pasien punya dua pilihan operasi.

“Pada saat operasi, bagian sendi yang rusak diangkat secara bertahap untuk membersihkan sendi sehingga siap dipasang implan baru untuk menggantikan sendi asli,” ujarnya.

Dr. Imelda mengatakan dokter akan memasang implan titanium dan implan polietilen.

“Tujuannya untuk menghilangkan rasa sakit dan mengembalikan fungsi sendi lutut sehingga pasien dapat menggunakan lututnya seperti biasa,” ujarnya.

Dr. Imelda mengatakan harus ada program rehabilitasi pasca operasi penggantian lutut. Untuk ini, ia bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan memfasilitasi pemulihan yang lancar, mendapatkan kembali kekuatan, fleksibilitas dan mobilitas lutut.

Yang pertama adalah manajemen nyeri, yaitu mengelola obat nyeri dengan menyesuaikan obat nyeri sesuai kebutuhan pasien untuk mengurangi rasa tidak nyaman selama proses pemulihan, ujarnya.

Dr. Imelda juga menjelaskan, metode terapi fisik seperti latihan aktif dan pasif yang mencakup gerakan harus memperkuat otot-otot di sekitar lutut, meningkatkan kelenturan, dan memperbaiki postur tubuh.

“Latihan keseimbangan membantu pasien mengembangkan keseimbangan dan stabilitas tubuh,” jelasnya.

“Latihan berdiri dan berjalan merupakan langkah penting dalam pemulihan dan mendapatkan kembali kemampuan berdiri dan berjalan,” kata Dr. Imelda.

Selain itu, kata dia, perawatan luka yang meliputi pembersihan dan pemeliharaan luka operasi untuk mencegah infeksi merupakan bagian dari perawatan pasca operasi.

“Penggunaan alat bantu juga merupakan bagian dari perawatan pasca operasi dengan memastikan pasien menggunakan alat bantu seperti tongkat atau berjalan dengan benar,” kata dr. Imelda.

“Dukungan psikologis hendaknya memberikan layanan dukungan psikologis untuk membantu pasien mengatasi stres dan tekanan emosional yang mungkin timbul selama pemulihan,” jelasnya.

Serangkaian prosedur sebelum dan sesudah operasi penggantian lutut dijelaskan oleh Dr. Imelda Lumban Gaol, Sp.OT(K) Pinggul dan Lutut RS EMC Sentul juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan individu masing-masing pasien.

Dr Imelda mengatakan bahwa kolaborasi antara pasien, keluarga, dan tim medis sangat penting untuk mencapai hasil terbaik dalam pemulihan pasca operasi.

(*)