Curhat Jahit Kebaya Berakhir Tak Sesuai Ekspektasi, Publik: Mbaknya Bayar Berapa?

Curhat Jahit Kebaya Berakhir Tak Sesuai Ekspektasi Publik Mbaknya Bayar Berapa 0eb7e92.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

Suara.com – Saat menjahit, sebagian orang mungkin menggunakan gambar referensi seperti yang diharapkan. Sayangnya, produk akhir tidak selalu memenuhi harapan.

Hal itu terlihat pada unggahan akun putritidur2_ TikTok. Dalam postingan tersebut, seorang teman berbagi pengalaman barbekyu yang berbeda dari yang dia harapkan. Tak hanya itu, ia bahkan mengeluhkan sikap penjahit yang menyita waktu dan kebaya tidak selesai tepat waktu.

Awalnya, wanita tersebut memberikan referensi gambar kebaya berwarna pink dengan detail kain tambal sulam di bagian belakang. Bagian depan kabaya terlihat sederhana namun mewah dengan corak yang elegan.

Penjahit menggunakan referensi tersebut untuk memproduksi kebaya. Wanita itu menunggu sampai kencan pertama.

Sepertinya kebayanya belum selesai. Penjahit kemudian berkata dia akan memberi tahu Anda jika jahitan sudah selesai.

Namun setelah ditanyakan kembali, kebaya tersebut belum siap karena penjahitnya kurang baik. Penjahit berjanji kebaya akan siap pada tanggal 17 bulan itu.

Masalahnya, pengerjaan Kabaya kurang terburu-buru agar hasilnya memuaskan, kata sang penjahit.

Setelah beberapa kali diminta, kebaya tersebut masih belum selesai, sehingga membuat wanita tersebut kecewa. Kemudian dia meminta untuk mengambil gambar steak yang dipesannya.

Rupanya, kebaya yang dipesan wanita tersebut dari referensi pesanan terlihat berbeda. Tekstur kain di bagian belakang terlihat sangat padat dan tidak sesuai ekspektasi.

Postingan ini telah menarik perhatian rekan-rekan. Postingan ini dipenuhi beragam komentar.

Seorang teman berkomentar, “Jika desainnya agak rumit, lebih baik mencari penjahit profesional di bidang kebaya. “Mungkin lebih mahal, tapi hasilnya tidak mengecewakan.”

Teman-teman lain juga mengomentari hal ini. “Bahannya juga pasti ada pengaruhnya,” kata rekannya.

“Dulu saya tanya harga kabaya dengan contoh yang sama, harganya Rp 1,8 juta. Berapa biaya pembuatannya? Kalau masih di bawah Rp 500.000, kecil kemungkinan hasilnya akan berguna. ” Rekan lainnya menulis di kolom komentar.

Sementara pada Minggu (23/10/2022), video tersebut sudah ditonton lebih dari 7 juta kali di TikTok.