Ganjar dan Prabowo Berdebat Soal Urgensi Program, Internet Gratis atau Makan Gratis?

Ganjar Dan Prabowo Berdebat Soal Urgensi Program Internet Gratis Atau Makan Gratis B8a105b.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

Liputan6.com, Jakarta – Pada Debat Capres yang digelar di Jakarta, Minggu (4/2/2024), calon presiden nomor urut tiga Ganjar Pranovo mempertanyakan calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto, soal pernyataan yang dilontarkannya beberapa waktu lalu.

Ganjar Pranowo menanyakan pernyataan Prabowo saat berkunjung ke Pontianak pada Januari 2024. Saat itu, menurut Ganjar, Prabowo menyebut orang yang menginginkan internet gratis berarti pikirannya terbelakang.

Menurut Ganja, sebenarnya ketersediaan internet gratis bisa menghilangkan kesenjangan informasi terkait pendidikan, kesehatan, kemiskinan, dan isu lainnya. Data BPS sendiri menyebutkan bahwa Indonesia memiliki tingkat ketimpangan digital yang sangat tinggi.

“Pertanyaan saya kepada Pak Prabovo, apakah Anda bersedia memperbaiki kesenjangan digital ini atau bagaimana caranya?” – tanya Ganjar. Menjawab pertanyaan tersebut, Prabowo Subianto menjelaskan maksud pernyataannya.

Prabowo mengatakan, dirinya sebenarnya sedang membandingkan mana yang lebih penting: internet gratis atau makanan gratis untuk masyarakat kelas bawah.

“Yang saya maksudkan ini yang paling penting, internet gratis atau makanan gratis untuk masyarakat miskin, masyarakat miskin, masyarakat bawah, maksud saya itu,” kata Prabowo.

Karena itu, Prabowo mengaku setuju dengan program internet gratis tersebut. Namun dia tidak merasa internet gratis lebih penting daripada makanan gratis.

“Makanan itu mutlak untuk masyarakat kita, mereka mau makan, anak-anak mau makan, orang miskin mau makan. Itu yang saya katakan. Kalau internet gratis bagus untuk kesenjangan digital dan sebagainya, saya baik-baik saja,” ujarnya. dikatakan.

Namun, Prabowo kembali menegaskan, dibandingkan internet gratis, program makan gratis lebih strategis untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Menanggapi pernyataan tersebut, Ganjar mengatakan saat ini masih ada 12.000 desa kosong di Indonesia. Faktanya, Indonesia sedang mencoba mendigitalkan banyak hal, termasuk pendidikan dan kesehatan.

Ia juga mengatakan, setiap kementerian di dua bidang ini akan dijadikan contoh. “Kenapa? Karena datanya relatif lengkap. Lalu kita ingin kemajuan negara ini bisa lebih cepat,” kata Ganjar.

Menanggapi hal tersebut, Prabowo menegaskan, mengedepankan makanan gratis bukan berarti internet gratis tidak penting. Oleh karena itu, ia berjanji akan memberikan internet gratis ke seluruh desa di Indonesia jika terpilih menjadi presiden.

“Kalau saya jadi presiden, saya akan hadirkan internet gratis di seluruh desa di seluruh Indonesia. Ini jelas. Tapi makanan gratis untuk anak-anak Indonesia dan ibu hamil, ini strategis, ini yang menjadi isu utama bagi saya,” ujarnya sambil menutup pidatonya. penyataan.