PSSI akan ‘Sekolahkan’ Suporter Sepak Bola Indonesia agar Tertib Dukung Tim Kesayangan

Pssi Akan Sekolahkan Suporter Sepak Bola Indonesia Agar Tertib Dukung Tim Kesayangan 0187492.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

Suara.com – Tragedi Kanjuruhan membuka mata PSSI akan perlunya edukasi kepada para pecinta sepak bola tanah air agar tetap menjaga dan menjaga klub tercintanya dengan tertib.

Senada dengan kemajuan sepak bola Indonesia, PSSI berencana ‘mendidik’ pecinta sepak bola Tanah Air melalui jalur pendidikan.

PSSI akan mendidik para pecinta sepak bola Indonesia sejak dini untuk mendukung tim kesayangannya dengan cara yang benar dan benar.

Hal itu diungkapkan Sekjen PSSI Yunus Nusi. Menurutnya, sebagian besar peminat klub di Indonesia berasal dari kalangan pelajar yang masih membutuhkan bimbingan dan perilaku.

Langkah tersebut diyakini bisa efektif dan mengurangi miskomunikasi antar suporter di lapangan. Menurut Yunus Nusi, apa yang disampaikan juga telah dijelaskan kepada Menpora Zainuddin Amali dan FIFA.

Berdasarkan hasil diskusi kami dengan FIFA, kepolisian, dan Kemenpora, saya sudah memberikan izin kepada menteri pada kesempatan itu, kata Yunus Nusi, dikutip dari situs PSSI. Sekjen PSSI Yunus Nusi saat bertemu di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (11/10/2022). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

“Ternyata penting bagi kami untuk mengedukasi suporter melalui pendidikan.”

“Tahun ini, begitu kita koordinasi, dukungan paling banyak datang dari para pelajar, anak-anak terpelajar, yang pasti membutuhkan pendidikan, dan yang menjelaskan apa yang harus dilakukan sambil menonton pertandingan sepak bola,” imbuhnya.

Sepak bola Indonesia dikabarkan tengah dikaji menyusul tragedi Kanjuruhan, Malang yang menewaskan ratusan suporter pada 1 Oktober lalu. Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, berbagai aspek terus diperbaiki.

Suporter tentunya menjadi salah satu aspek yang masuk dalam penilaian di PSSI sebagai Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, seiring dengan transformasi sepakbola Indonesia.