Zak Brown Menegaskan Tim Red Bull F1 Harus Dihukum Karena Bertindak Curang

Zak Brown Menegaskan Tim Red Bull F1 Harus Dihukum Karena Bertindak Curang B9d29dc.jpg
Zehan
Zehan
Print PDF

Suara.com – Red Bull Racing saat ini sedang menunggu keputusan dari Federasi Otomotif Internasional (FIA) terkait denda pelanggaran biaya atau pembengkakan anggaran pada musim balap Formula 1 atau F1 2022. Selain itu, Red Bull Racing juga sedang dipertimbangkan. melanggar proses.

Beberapa waktu lalu, para insan F1 mulai dari pembalap hingga pemilik tim tengah menunggu hasil pengumuman FIA terkait audit masing-masing pabrikan di kompetisi tersebut. Lihat bagaimana aturan ditegakkan dan semua peserta terbebas dari tindakan curang, yaitu tindakan yang merugikan tim lain, termasuk merendahkan nilai-nilai permainan. GP F1 Australia di sirkuit Albert Park, Melbourne 2019, misalnya [AFP/Peter Parks]

Zak Brown, CEO McLaren F1, merupakan salah satu manajer Landjet Racing yang menginginkan tim Red Bull dihukum. Dia telah menulis surat kepada FIA untuk memberi tahu mereka bahwa apa yang dia lakukan adalah kecurangan.

“Pelanggaran biaya tinggi, dan kemungkinan pelanggaran prosedur, merupakan bentuk penipuan untuk mendapatkan keuntungan signifikan dari seluruh peraturan teknis, olahraga, dan keuangan,” kata Brown dalam suratnya yang dikutip Autoevolution.

Intinya, tambah Brown, tim mana pun yang meningkatkan anggaran pengembangan mobilnya telah memperoleh keuntungan yang tidak adil. Baik sekarang maupun tahun depan.

Zach Brown menulis surat kepada Presiden FIA Mohammed bin Sulaiman dan CEO F1 Stefano Domenicali. Stefano Dominika. (Olahraga Langit)

Dia juga mengatakan tidak ada alasan untuk mengeluarkan banyak uang untuk peralatan. Sanksi finansial saja mungkin tidak cukup untuk memberikan efek jera terhadap penipuan jenis ini.

“Kami mengusulkan untuk mengurangi batasan biaya tim selama setahun setelah keputusan sanksi kelebihan belanja. Dan dendanya harus sama dengan kelebihan belanja dan dendanya,” ujarnya tentang cara menghitung kesalahan, mencontohkan.

“Ini harus diterapkan tahun depan, mengurangi keunggulan beberapa tim dan keunggulan itu akan terus berlanjut,” pungkas Zach Brown.