SURABAYA – Sebuah flyer promosi yang diduga berkaitan dengan Zona Club Surabaya beredar luas melalui media sosial, baik dalam unggahan story maupun sejumlah grup WhatsApp. Flyer tersebut menjadi perhatian karena menampilkan enam wanita mengenakan seragam yang menyerupai atribut Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Dalam pamflet promo yang beredar pada Kamis (10/9/2026) malam itu, tertera jelas tulisan “Zona Club One Stop Entertainment” serta “Crew Zona Club”. Pada pojok kiri atas pamflet, terlihat logo Polri lengkap dengan semboyan “Melindungi, Mengayomi, Melayani”. Sementara di pojok kanan atas, terpasang gambar bendera Merah Putih bertuliskan “Presisi Untuk Negeri”.
Bagian tengah pamflet menjadi pusat perhatian publik. Tampak enam wanita mengenakan atribut mirip seragam dinas Polri, lengkap dengan tanda pangkat, papan nama, dan atribut kepolisian lainnya.
Beberapa nama yang diduga merupakan crew tempat hiburan tersebut turut dicantumkan, seperti Leozara, Cilvi, Della, Mami Henny, Mami Bintang, dan Mami Sherly. Dari enam nama berinisial LZ, CL, DL, HN, BT, dan SR tersebut, tiga di antaranya disebut sebagai mami di klub tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Zona Club dikenal sebagai tempat hiburan malam penyedia minuman keras (miras) dan ladies companion (LC) di bawah naungan Rasa Sayang Grup, berlokasi di kawasan Jalan Kapasari, Genteng, Surabaya.
Seorang sumber yang mengetahui keberadaan flyer tersebut mengatakan, penggunaan kostum tertentu dalam materi promosi diduga berkaitan dengan agenda atau event khusus yang digelar tempat hiburan tersebut.
“Itu pengumuman, biasanya ada event DJ kayaknya. Dan sengaja membikin costum Polri,” ujar sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Jumat (11/9/2026) siang.
Menuai Sorotan Publik
Beredarnya flyer tersebut kemudian memunculkan sorotan, terutama terkait penggunaan atribut yang menyerupai seragam Polri serta pencantuman logo institusi kepolisian dalam materi promosi tempat hiburan. Penggunaan atribut resmi negara untuk ajang promosi hiburan malam dinilai kurang etis dan berpotensi memunculkan persepsi liar di tengah masyarakat yang dapat mencoreng citra institusi kepolisian.
“Lah iya, kok berani ya promo pakai seragam mirip Polri?” cetus Arif, salah seorang warga Surabaya, Jumat (11/9/2026).
Penggunaan simbol maupun atribut institusi negara dalam materi komersial, apabila benar dilakukan tanpa dasar atau izin yang sesuai, berpotensi menimbulkan persoalan tersendiri. Terlebih, materi tersebut beredar di tengah masyarakat melalui berbagai kanal media sosial dan aplikasi percakapan.
Namun demikian, perlu dipastikan terlebih dahulu apakah pakaian yang digunakan dalam flyer tersebut merupakan seragam resmi Polri, kostum yang menyerupai seragam, atau bagian dari konsep acara tertentu. Begitu pula dengan penggunaan logo Polri dan tulisan “Presisi untuk Negeri” masih memerlukan klarifikasi dari pihak terkait.
Klarifikasi Pihak Manajemen Zona Club
Merespons riuh kabar yang beredar, Manajer Zona Club, Lia, memberikan klarifikasinya. Ia mengklaim bahwa poster promosi tersebut dibuat tanpa sepengetahuan maupun instruksi resmi dari pihak manajemen klub.
“Itu yang bikin personal dari salah satu karyawan Zona, Mas. Dan kami manajemen tidak mengetahuinya. Ini lagi diurus, Mas,” terang Lia saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2026).
Saat ini, pihak manajemen mengklaim tengah menangani permasalahan tersebut secara internal untuk menyelesaikan kegaduhan yang timbul di masyarakat. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Zona Club belum memberikan keterangan resmi mengenai tujuan pembuatan flyer, konsep event, serta alasan penggunaan atribut dan logo yang menyerupai identitas institusi Polri tersebut. (*)
- Dipublikasi Pada 13 September 2026
- Baru Saja di Update Pada September 13, 2026
- Temukan Kami di Google News
Bagikan ke Media Sosial
Unduh slide siap posting untuk Instagram, TikTok, X & Koran digital

