Portal Berita Surabaya

Ubaya Lisensikan Paten Teh Daun Jati Siap Minum

Rektor Ubaya, Dr. Benny Lianto (tiga dari kiri) bersama Direktur Utama PT Alga Rosan Nusantara, Iwan Benny Purwowidodo, S.TP. (dua dari kiri) didampingi Prof. apt. Tjie Kok, Ph.D. selaku inventor sekaligus Ketua PUI Pasdeg Ubaya (empat dari kiri) memegang lisensi paten teh daun jati.(ist)
Portal Berita Surabaya

infosurabaya.com-Universitas Surabaya (Ubaya) melisensikan paten produk teh daun jati siap minum hasil riset Pusat Unggulan Iptek Produk Pangan dan Suplemen Kesehatan untuk Kondisi Degeneratif (PUI Pasdeg Ubaya). Lisensi dengan nomor paten IDS000014467 ini menjadi langkah hilirisasi riset kampus menuju pemanfaatan industri.

Penandatanganan lisensi dilakukan Rektor Ubaya Dr. Benny Lianto bersama Direktur Utama PT Alga Rosan Nusantara Iwan Benny Purwowidodo, S.TP., dalam rangkaian kegiatan What’s Up Kemenkum–Campus Calls Out (CCO) Universitas Airlangga, di Airlangga Convention Center, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut disaksikan Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas dan Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar.

Produk teh daun jati tersebut dikembangkan menggunakan simplisia daun jati muda dan bahan pendukung lainnya. Penelitian ini memanfaatkan sumber daya alam lokal yang diolah melalui penerapan teknologi untuk menghasilkan minuman bercita rasa herbal.

Produk tersebut juga memiliki potensi aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Namun, potensi tersebut tidak serta-merta menjadi klaim manfaat klinis tanpa dukungan pengujian lebih lanjut.

Pengembangan invensi ini difasilitasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Ketua PUI Pasdeg Ubaya sekaligus inventor, Prof. apt. Tjie Kok, Ph.D., mengatakan, lisensi paten tersebut menjadi bukti bahwa hasil riset perguruan tinggi dapat dikembangkan lebih jauh, tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah dan perlindungan kekayaan intelektual.

“Perolehan lisensi produk teh daun jati ini membawa narasi yang lebih luas mengenai pemanfaatan biodiversitas Indonesia, kearifan lokal, riset berbasis sumber daya alam, inovasi pangan, perlindungan kekayaan intelektual, dan hilirisasi menuju industri,” ujarnya.

Menurut Tjie Kok, pencapaian tersebut diharapkan memperkuat komitmen Ubaya dalam membangun ekosistem inovasi yang menghubungkan riset akademik dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Selain teh daun jati siap minum, Ubaya juga mengembangkan sejumlah produk berbasis daun jati yang telah memperoleh perlindungan kekayaan intelektual. Produk tersebut antara lain kopi celup daun jati dan daun kelor, teh celup campuran daun jati muda dan daun kelor muda, serta kukis berbasis tanaman atau plant-based dari daun jati yang bebas gluten.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan pentingnya hilirisasi inovasi perguruan tinggi agar hasil penelitian dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

“Inovasi tidak boleh berhenti pada penelitian maupun perlindungan kekayaan intelektual, melainkan harus dihilirisasi agar dapat menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia,” tegasnya.

Selain lisensi paten teh daun jati, dosen Fakultas Farmasi Ubaya, Dr. apt. Marisca Evalina Gondokesumo, mewakili tim peneliti juga menerima sertifikat paten sederhana untuk inovasi tisu antibakteri berbahan kulit jagung dengan tambahan kitosan dan ekstrak kulit manggis.

Inovasi tersebut menghasilkan produk tisu wajah yang berdasarkan hasil riset dilaporkan dapat mengurangi konsentrasi bakteri pada wajah manusia.

Rektor Ubaya Benny Lianto mengapresiasi capaian tersebut karena dinilai membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan industri, sekaligus mendorong hasil penelitian memasuki tahap komersialisasi.

“Ubaya sangat bangga atas perolehan lisensi ini. Kami sangat berharap agar karya riset dan inovasi dari dosen-dosen Ubaya berhasil memasuki tahap komersialisasi,” pungkasnya.

Melalui lisensi paten dan pengembangan produk inovatif, Ubaya mendorong hasil penelitian berbasis sumber daya alam Indonesia agar dapat dimanfaatkan secara lebih luas serta memiliki nilai ekonomi.(bro)

  • Dipublikasi Pada 10 Oktober 2026
  • Baru Saja di Update Pada Oktober 10, 2026
  • Temukan Kami di Google News

Bagikan ke Media Sosial

Unduh slide siap posting untuk Instagram, TikTok, X & Koran digital

📸 5 slide sosmed 📰 Koran multi-slide 📝 Caption siap pakai 🎨 Format 4:5 HD

Social Publisher

Posting ke Instagram

REELS 9:16 Slide 1/5
INSTAGRAM REELS

0/2200
💡 Tips: Hasil slide konsisten di HP & desktop karena ukuran capture fixed di 320px.
Follow WhatsApp Channel Infosurabaya
Follow

Trust Verified On Google
Jadikan Infosurabaya sebagai sumber berita tepercaya Anda di Google.
Add as a preferred source on Google
Disclaimer
Konten Ubaya Lisensikan Paten Teh Daun Jati Siap Minum disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Powered By Infosurabaya
Portal Berita Surabaya
Portal Berita Surabaya