Portal Berita Surabaya

Sumpah Pemuda di Era Digital, Abdul Ghoni Dorong Arek Suroboyo Lawan Hoaks – Kabar Surabaya

Portal Berita Surabaya

SURABAYA – Tantangan generasi muda di era digital tidak cukup dihadapi dengan kecakapan teknologi. Keberanian melawan hoaks, menangkal polarisasi, menjaga persatuan, hingga menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat menjadi wujud nyata semangat Sumpah Pemuda. Hal ini ditegaskan Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Niam, dalam momentum Hari Sumpah Pemuda 2026.

Menurut Abdul Ghoni, semangat Arek Suroboyo Wani harus terus hidup dan diterjemahkan sesuai tantangan zaman. Perjuangan pemuda saat ini tidak lagi sebatas mengangkat senjata, tetapi juga menghadapi derasnya arus informasi dan persaingan ekonomi digital.

“Kami juga mendorong Arek Suroboyo menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Abdul Ghoni, Rabu (28/10/2026).

Ketua PAC PDI Perjuangan Bulak tersebut menilai, generasi muda tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi. Mereka perlu mampu memanfaatkan perkembangan digital untuk menciptakan peluang, mengembangkan kreativitas, sekaligus menjawab berbagai persoalan sosial.

“Anak muda dituntut tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan peluang dan menjawab persoalan sosial,” paparnya.

Di tengah perkembangan budaya digital, Abdul Ghoni juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas kebangsaan. Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan harus tetap dijunjung tinggi, sementara bahasa daerah, termasuk bahasa Suroboyoan, perlu dikembangkan sebagai kekuatan budaya lokal.

Menurutnya, kreativitas digital dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk memperkenalkan kekayaan budaya Surabaya kepada masyarakat yang lebih luas.

“Sementara bahasa daerah, termasuk bahasa Suroboyoan, dapat menjadi kekuatan untuk memperkenalkan budaya lokal melalui kreativitas digital,” urainya.

Lebih lanjut, Abdul Ghoni menegaskan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober harus menjadi momentum untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pembangunan Kota Pahlawan.

Ia menyoroti sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian, mulai dari ketersediaan lapangan kerja, akses terhadap ruang kreatif, hingga kesempatan bagi pemuda untuk mengembangkan inovasi.

“Ini harus menjadi perhatian, agar pemuda memiliki ruang untuk tumbuh dan berkontribusi,” tegasnya.

Abdul Ghoni menekankan, partisipasi pemuda tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Gagasan, kritik, dan aspirasi generasi muda harus mendapatkan ruang dalam proses pembangunan kota agar kebijakan yang dihasilkan juga mampu menjawab kebutuhan mereka.

“Semangat Sumpah Pemuda pada akhirnya harus tercermin dalam keberanian berpikir kritis, menjaga persatuan, merawat identitas bangsa, serta mengambil bagian dalam menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.

  • Dipublikasi Pada 29 Oktober 2026
  • Baru Saja di Update Pada Oktober 29, 2026
  • Temukan Kami di Google News

Bagikan ke Media Sosial

Unduh slide siap posting untuk Instagram, TikTok, X & Koran digital

📸 5 slide sosmed 📰 Koran multi-slide 📝 Caption siap pakai 🎨 Format 4:5 HD

Social Publisher

Posting ke Instagram

REELS 9:16 Slide 1/5
INSTAGRAM REELS

0/2200
💡 Tips: Hasil slide konsisten di HP & desktop karena ukuran capture fixed di 320px.
Follow WhatsApp Channel Infosurabaya
Follow

Trust Verified On Google
Jadikan Infosurabaya sebagai sumber berita tepercaya Anda di Google.
Add as a preferred source on Google
Disclaimer
Konten Sumpah Pemuda di Era Digital, Abdul Ghoni Dorong Arek Suroboyo Lawan Hoaks – Kabar Surabaya disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Powered By Infosurabaya
Portal Berita Surabaya
Portal Berita Surabaya