Quantcast

Aksi Saling Dorong Hingga Tetap Mogok dan Pastikan Tidak Ada Daging di Demo Tolak Relokais RPH

Infosurabaya.com – Ratusan pedagang dan jagal RPH Pegirian kembali melakukan aksi unjukrasa di Kantor Balai surabaya/” title=”Kota Surabaya”>Kota Surabaya. Tuntutan mereka tetap menolak relokasi RPH Pegirian ke Oso Wilangun yang dianggap terlalu jauh serta mengurangi pendapatan mereka.

“Kami melakukan aksi kembali dengan tuntutan yang sama yakni menolak relokasi ke Oso Wilangun serta memastikan aksi mogok benar benar kita lakukan sehingga tidak ada daging sapi di Surabaya,” kata koordinator aksi, Abdullah Manshur disela aksi, Selasa (13/1/2026).

Manshur juga mengungkapkan alasan kembali melakukan aksi unjukrasa meski dalam aksi sebelumnya sudah ditemui oleh perwakilan Wali Kota tepatnya Asisten 1 serta Dirut surabaya/” title=”RPH Surabaya”>RPH Surabaya.

“Kami datang lagi hanya ingin berdialog secara langsung dengan Pak Wali (Wali Kota Eri Cahyadi) bukan dengan yang lain agar keluhan kami didengar langsung serta menjadi pertimbangan Pak Wali bukan oleh perwakilan,” imbuhnya.

Dalam aksi kali ini, peserta tidak membawa sapi seperti kemarin yang dilambangkan sebagai simbol penolakan relokasi RPH Pegirian. Kini, mereka hanya membawa poster dan spanduk berisi tuntutan.

“Kami akan tetap melakukan aksi mogok sampai tuntutan kami didengar serta dipenuhi oleh Wali Kota, jika tidak sampai kapanpun kami akan terus mogok serta memastikan tidak akan ada daging di pasar Surabaya,” pungkasnya.

Aksi yang mendapat pengawal ketat dari kepolisian dan Satpol PP ini sempat diwarnai aksi saling dorong massa pengunjuk rasa dengan petugas yang bersiaga.

Massa yang awalnya melakukan aksi di depan gerbang pintu masuk dengan diberi batas kawat berduri memaksa masuk ke dalam halaman hingga adu dorong petugas dan massa tidak terhindar. Massa yang masuk ke balai kota mayoritas ibu-ibu, mereka memaksa bertemu langsung dengan Wali Kota Eri Cahyadi.

Meski sempat memanas, tidak ada korban dalam aksi saling dorong usai petugas kepolisian berhasil menghalau keluar massa pengunjuk rasa. ((Red))

  • Dipublikasi Pada 13 Januari 2026
  • Baru Saja di Update Pada Januari 13, 2026
  • Temukan Kami di Google News

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).


Follow WhatsApp Channel Infosurabaya.com
Follow