Infosurabaya.com – Pembongkaran Kampung Tengah di kawasan Bundaran Taman Pelangi atau Jalan Jemursari I, Surabaya, hampir rampung. Kawasan ini disiapkan untuk pembangunan Flyover Jalan Ahmad Yani, proyek strategis pengurai kemacetan yang ditargetkan selesai pada 2027.
Pantauan di lapangan, sebagian besar bangunan rumah di kampung yang berada di tengah Jalan Ahmad Yani itu telah rata dengan tanah. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan, setelah pembongkaran tuntas, pembangunan flyover bisa segera dimulai.
“Proyek flyover Ahmad Yani direncanakan mulai dikerjakan pada akhir triwulan I atau triwulan II 2026, setelah desain final disepakati bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU),” kata Eri, Rabu (21/1/2026).
Simpul Bundaran Taman Pelangi selama ini menjadi salah satu titik kemacetan terparah di Surabaya. Karena itu, pembangunan flyover dinilai mendesak untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di jalur utama Surabaya–Sidoarjo.
Pembangunan flyover tersebut diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 300–400 miliar dan akan dikerjakan oleh Kementerian PUPR, mengingat Jalan Ahmad Yani berstatus jalan nasional. Proyek ini juga telah masuk dalam skema Inpres Jalan Daerah (IJD).
Awalnya, Pemkot Surabaya sempat merencanakan pembangunan underpass di lokasi tersebut. Namun, opsi flyover akhirnya dipilih karena dinilai lebih efektif dalam mengurai kemacetan.
“Flyover memungkinkan kendaraan melakukan putar balik dan pergerakan lalu lintas menjadi lebih fleksibel, dibandingkan underpass yang hanya melayani satu arah tertentu,” imbuhnya.
Pembongkaran Kampung Tengah sendiri telah dimulai sejak akhir Agustus 2025. Terdapat 29 persil bangunan yang terdampak, dengan total nilai ganti rugi berdasarkan appraisal Pemkot Surabaya mencapai sekitar Rp 83 miliar.
Pemkot memastikan seluruh rumah yang dibongkar telah melalui proses konsinyasi atau ganti rugi, tanpa skema relokasi. Setelah proses konsinyasi rampung, pembayaran ganti rugi langsung disalurkan kepada warga.
Dengan tuntasnya pembongkaran dan dimulainya tahapan pembangunan, flyover Ahmad Yani diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan di salah satu koridor tersibuk Surabaya.((Red))
- Dipublikasi Pada 21 Januari 2026
- Baru Saja di Update Pada Januari 21, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
