Infosurabaya.com – Angin kencang yang menerjang Kota Surabaya pada sore hari Selasa (13/1/2026) menyebabkan sebuah pohon asem tumbang di Jalan Insinyur Soekarno.
Pohon setinggi delapan meter dengan diameter batang 40 sentimeter tersebut menimpa kendaraan ojek online yang sedang melintas, mengakibatkan penumpangnya mengalami luka pada kepala dan wajah.
Pengemudi ojek online, Alwi (32), selamat tanpa mengalami luka apapun. Namun, motor yang dikendarainya mengalami kerusakan parah pada bagian bodi dan rangka. Kejadian tersebut juga menyebabkan gangguan arus lalu lintas, bahkan memicu kemacetan panjang karena sebagian permukaan jalan tertutup oleh tumbuhan yang tumbang.
“Ketika kami sedang melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba angin bertiup sangat kencang dan pohon langsung jatuh ke arah kami. Saya berusaha menghindar namun penumpangnya tidak bisa terhindarkan,” ujar Alwi saat ditemui di lokasi setelah kejadian.
Baca Juga: Jawa Timur Hari Ini Berawan Tapi Berpotensi Hujan Disertai Petir
Penumpang bernama Nanda Auzia Putri (25) mendapatkan pertolongan pertama dari masyarakat sekitar dan petugas yang tiba di lokasi. Setelah itu, ia langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya segera merespons dan melakukan evakuasi sejak diterimanya laporan pada pukul 15.30 WIB. Faruq Arya, koordinator tim evakuasi, menjelaskan bahwa selain faktor angin kencang, kondisi pohon yang sudah rapuh menjadi penyebab utama kejadian.
“Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, pohon tersebut terlihat sudah tidak sehat dengan akar yang mulai mengering. Hal itu membuatnya mudah tergulung ketika diterpa angin kencang,” jelas Faruq.
Proses pembersihan dan pemotongan bagian pohon yang menutupi jalan selesai dilakukan pada pukul 17.15 WIB. Sejak saat itu, arus lalu lintas di Jalan Insinyur Soekarno kembali berjalan normal seperti biasanya.(Kdm)
- Dipublikasi Pada 14 Januari 2026
- Baru Saja di Update Pada Januari 14, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
