Infosurabaya.com – surabaya/” title=”Pemerintah Kota Surabaya”>Pemerintah Kota Surabaya kembali mengamankan dua bidang tanah yang lama bermasalah di kawasan Banjar Sugihan dan Manukan Kulon. Total aset seluas 14.105 meter persegi dengan nilai mencapai Rp55,2 miliar itu resmi diserahkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Penyerahan berlangsung di Ruang Sidang Wali Kota dan menjadi akhir dari proses panjang sejak 2005, ketika status kepemilikan dua lahan itu masih diperdebatkan karena dianggap milik warga yang memperoleh tanah dari sebuah perusahaan.
“Setelah hampir 20 tahun, sertifikatnya akhirnya terbit pada November 2025,” kata Wali Kota Eri Cahyadi dalam keterangannya yang dikutip, Kamis (27/11/2025).
Eri menyebut keberhasilan ini adalah buah kolaborasi erat antara surabaya/” title=”pemkot surabaya”>Pemkot Surabaya dan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak. Ia menegaskan penyelamatan aset negara merupakan prioritas nasional yang ditekankan Presiden Prabowo Subianto.
“Ini memberikan dampak besar bagi surabaya/” title=”pemkot surabaya”>Pemkot Surabaya. Kami sangat mengapresiasi kerja keras Kajari dan seluruh jajaran,” ujarnya.
Menurut Eri, dua aset tersebut akan dimanfaatkan kembali untuk kepentingan publik. Sebagian lahan telah digunakan sebagai area makam dan akan dipertahankan. Sementara bidang lain direncanakan menjadi fasilitas umum dan sentra ekonomi warga, seperti rumah padat karya.
Eri menargetkan seluruh aset surabaya/” title=”pemkot surabaya”>Pemkot Surabaya yang belum bersertifikat dapat dituntaskan dalam waktu dekat. Ia berharap Kejari terus mendampingi pemerintah kota tidak hanya dalam penyelamatan aset, tetapi juga dalam penguatan administrasi pemerintahan.
“Yang penting, aset yang ada bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat,” kata Eri.
Kajari Tanjung Perak Darwish Burhansyah, yang baru menjabat bulan ini, mengatakan pemulihan aset tersebut merupakan perwujudan tugas Kejaksaan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
“Penyelamatan aset adalah bentuk kepercayaan yang sangat berarti bagi kami. Ini pengingat bahwa mandat yang diberikan harus dijalankan dengan integritas dan kerja keras,” ujarnya.
Darwish menegaskan lembaganya siap mendukung program strategis surabaya/” title=”pemkot surabaya”>Pemkot Surabaya, termasuk inventarisasi aset yang belum tersertifikasi.
“Kami mulai dengan mendata aset yang masih bermasalah. Semoga target surabaya/” title=”pemkot surabaya”>Pemkot Surabaya bisa tercapai melalui kolaborasi,” pungkasnya. ((Red))
- Dipublikasi Pada 27 November 2025
- Baru Saja di Update Pada November 27, 2025
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
