SURABAYA (( Info Surabaya)) – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, turun langsung menyapa masyarakat sekaligus mensosialisasikan program PESONA BUAYA (Pendampingan, Sinergi, dan Sosialisasi Perizinan Berusaha) bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kota Surabaya.
Dalam suasana yang gayeng dan penuh keakraban, Budi Leksono yang akrab disapa Buleks berbagi pengalaman saat menyapa warga di wilayah Jepara, Surabaya.
Ia menyinggung fenomena yang kerap ditemui di lapangan, di mana warga dengan antusias mengaku memiliki usaha, namun mendadak terdiam ketika ditanya soal kelengkapan perizinan usaha.
“Waktu saya tanya siapa yang punya usaha, semua angkat tangan. Tapi begitu disuruh mengurus izin, tidak ada yang berani. Akhirnya setelah diajak diskusi pelan-pelan, baru warga berbondong-bondong mau terbuka. Sebenarnya bukan tidak mau, tapi mungkin enggan atau bingung caranya,” ujar Budi Leksono dalam sambutannya.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kebingungan di kalangan pelaku UMK terkait proses perizinan. Karena itu, melalui program PESONA BUAYA, ia mendorong adanya pendampingan yang berkelanjutan agar masyarakat tidak merasa takut atau ragu dalam mengurus legalitas usaha.
Ketua Fraksi PDIP ini menegaskan bahwa Nomor Induk Berusaha (NIB) bukan sekadar dokumen administratif, melainkan identitas resmi usaha yang membuka akses terhadap berbagai peluang, mulai dari kemudahan berusaha, perlindungan hukum, hingga akses pembiayaan dan pengembangan usaha.
“Kami ingin UMK Surabaya tidak hanya punya usaha, tetapi juga kuat secara legal dan siap naik kelas. Pendampingan menjadi kunci agar warga paham dan berani mengurus izin,” tegasnya.
Melalui PESONA BUAYA, diharapkan pelaku UMK di Surabaya semakin tertib secara administrasi, lebih siap bersaing di tengah dinamika perekonomian, serta mampu berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Continue Reading
- Dipublikasi Pada 7 Februari 2026
- Baru Saja di Update Pada Februari 7, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
