Perwakilan DRPM ITS, IKA ITS dan YMI ITS saat melakukan proses pemuatan barang yang akan disalurkan ke daerah pascabencana di Aceh Tamiang. (Foto: Ist-Humas ITS)
Infosurabaya.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menyalurkan bantuan lanjutan bagi wilayah terdampak bencana di Aceh Tamiang. Bantuan kali ini difokuskan pada pemulihan fasilitas ibadah, sarana pendidikan, dan sanitasi guna mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Satgas Kemanusiaan ITS hasil kolaborasi Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), Ikatan Alumni (IKA) ITS, serta Yayasan Manarul Ilmi (YMI) ITS.
Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat ITS Fadlilatul Taufany mengatakan, keberhasilan penyaluran bantuan tahap awal mendorong semakin banyak permintaan dukungan lanjutan dari wilayah terdampak. ITS pun melakukan survei lapangan untuk memastikan bantuan diberikan sesuai tingkat urgensi.
“Saat ini ITS menyalurkan bantuan untuk fasilitas ibadah serta sarana dan prasarana pendidikan yang mengalami kerusakan berat,” ujar Taufany dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (6/1/2026).
Memasuki gelombang ketiga, ITS memprioritaskan pemulihan masjid. Satu masjid dengan kerusakan terparah, Masjid An-Nur di Aceh Tamiang, telah direnovasi. Empat masjid lain masih dalam tahap pendataan untuk penanganan lanjutan.
Selain renovasi, ITS juga mendistribusikan perlengkapan ibadah berupa 300 mukena, 300 Alquran, dan 300 sajadah ke sejumlah masjid di Aceh Tamiang. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pemulihan aktivitas keagamaan warga pascabencana.
Pemulihan sektor pendidikan juga menjadi perhatian. Perwakilan IKA ITS Budiono menyebut, bantuan difokuskan pada anak-anak usia sekolah dasar. “Kami menyiapkan 300 paket tas dan alat tulis agar anak-anak bisa kembali belajar dengan layak,” katanya.
Di sektor sanitasi, Satgas Kemanusiaan ITS melakukan pembersihan sumur dan pemulihan akses air bersih. Bantuan meliputi distribusi alat penjernih air serta pengadaan pipa untuk menyalurkan air dari sumber di dataran tinggi ke permukiman dan fasilitas umum.
Wakil Rektor IV ITS Agus Muhamad Hatta menjelaskan, program kemanusiaan ini melibatkan berbagai mitra strategis, mulai dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Ikatan Motor Indonesia (IMI), hingga TNI. Hingga kini, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 210,5 juta, dengan Rp 149,9 juta di antaranya telah disalurkan.
Hatta berharap bantuan yang diberikan secara bertahap ini dapat mempercepat pemulihan sektor sosial, pendidikan, dan keagamaan masyarakat Aceh Tamiang. Ia menegaskan, keterlibatan ITS merupakan wujud peran perguruan tinggi dalam aksi kemanusiaan berkelanjutan.
“Upaya ini juga mendukung pencapaian SDGs, khususnya pendidikan berkualitas, akses air bersih dan sanitasi, serta pemukiman berkelanjutan,” pungkasnya. ((Red))
- Dipublikasi Pada 6 Januari 2026
- Baru Saja di Update Pada Januari 6, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
