Surabaya (( Info Surabaya)) – Upaya meningkatkan partisipasi dan keterwakilan perempuan di lembaga legislatif terus diperkuat. Perempuan Amanat Nasional (PUAN) DPD Kota Surabaya menggelar seminar dan pendidikan politik bagi kaum perempuan dari berbagai latar belakang organisasi, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Wakil Rektor II Universitas Bhayangkara Surabaya, Dra Ratna Setyarahajoe MSi, sebagai narasumber utama. Acara berlangsung di Aula AR Fachrudin lantai 4 SD Muhammadiyah 11 Surabaya dan diikuti sekitar 100 peserta dari rentang usia 17 tahun hingga di atas 50 tahun.
Ketua PUAN DPD surabaya/” title=”Kota Surabaya”>Kota Surabaya, dr Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah, menegaskan bahwa pendidikan politik bagi perempuan menjadi sangat penting mengingat keterwakilan perempuan di legislatif hingga kini masih belum mencapai kuota minimal 30 persen sebagaimana diamanatkan undang-undang.
Menurutnya, perempuan memiliki pemahaman paling dekat terhadap persoalan, kebutuhan, dan aspirasi sesama perempuan. Karena itu, keberadaan perempuan di parlemen menjadi kunci lahirnya kebijakan dan produk hukum yang berpihak pada perempuan dan anak.
“Perempuan yang memahami aspirasi perempuan adalah perempuan itu sendiri. Kita harus berani mengambil peran agar kebijakan yang lahir benar-benar peduli pada isu perempuan dan anak,” ujar anggota Komisi D DPRD surabaya/” title=”Kota Surabaya”>Kota Surabaya tersebut.
Dokter Zuhro juga menekankan bahwa literasi politik bagi perempuan merupakan sebuah keharusan, baik sebagai ibu rumah tangga, istri, maupun bagian dari masyarakat. Hampir seluruh aspek kehidupan, mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur, menurutnya tidak terlepas dari keputusan dan kebijakan politik.
Dengan pemahaman politik yang baik, perempuan diharapkan tidak lagi gagap terhadap produk hukum serta mampu berkontribusi aktif dalam mengawal masa depan generasi berikutnya.
Peserta seminar berasal dari beragam elemen, di antaranya kader PKK, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), hingga Bunda PAUD. Melalui kegiatan ini, PUAN Surabaya berharap perempuan semakin cerdas dan mandiri dalam menentukan pilihan politik.
“Pilihlah pemimpin yang benar-benar memiliki keberpihakan dan rekam jejak memperjuangkan hak-hak perempuan,” pesan dokter Zuhro.
Sementara itu, Dra Ratna Setyarahajoe MSi menyoroti masih kuatnya persepsi negatif dan sikap apatis sebagian perempuan terhadap dunia politik. Padahal, politik menurutnya bukan semata soal perebutan kekuasaan, melainkan sarana strategis untuk memperjuangkan hak-hak yang selama ini kerap terabaikan.
Ia menegaskan bahwa partisipasi politik perempuan sangat penting, terutama dalam merepresentasikan aspirasi perempuan, anak, dan ketahanan keluarga. Kebijakan di sektor tersebut akan lebih tepat sasaran jika dirumuskan oleh perempuan yang memahami kondisi nyata di lapangan.
Selain itu, keterlibatan perempuan juga menentukan kekuatan pengaruh dalam pengambilan kebijakan. Tanpa kehadiran di ruang legislatif maupun eksekutif, suara perempuan berpotensi hanya menjadi pelengkap tanpa daya dorong nyata.
Dalam pemaparannya, Dra Ratna mengajak para peserta untuk menjadi pemilih yang cerdas dan kritis. Pendidikan politik, katanya, bertujuan agar perempuan mampu menyaring informasi, menilai janji politik, serta memilih wakil rakyat yang memiliki integritas dan komitmen terhadap isu perempuan.
“Perempuan harus mandiri dalam berpikir dan bertindak secara politik. Tidak hanya hadir saat pemilu, tetapi juga memahami bagaimana mengawal kebijakan setelahnya,” tegasnya.
Melalui pendidikan politik yang berkelanjutan, Dra Ratna berharap target keterwakilan 30 persen perempuan di parlemen tidak sekadar menjadi angka, melainkan diisi oleh perempuan-perempuan yang kompeten, berintegritas, dan berdaya guna.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi organisasi perempuan lainnya di Surabaya untuk terus menghadirkan edukasi politik serupa demi terciptanya iklim politik yang lebih inklusif dan ramah terhadap isu perempuan.
Continue Reading
- Dipublikasi Pada 26 Januari 2026
- Baru Saja di Update Pada Januari 26, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
