Quantcast

DPRD Surabaya Pastikan Beasiswa Pemuda Tangguh 2026 Tak Bebani Mahasiswa Gakin – Kabar Surabaya

SURABAYA (( Info Surabaya)) — DPRD Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk memastikan Beasiswa Pemuda Tangguh jenjang kuliah tahun 2026 benar-benar meringankan beban mahasiswa dari keluarga miskin (gakin) dan pra miskin (pragakin), bukan sebaliknya.

Melalui kebijakan yang disepakati bersama Pemerintah Kota Surabaya, DPRD memastikan kuota beasiswa mencapai 23.820 mahasiswa ber-KTP Surabaya, dengan cakupan kampus yang kini lebih luas hingga menjangkau perguruan tinggi swasta (PTS).

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr Akmarawita Kadir, menyampaikan bahwa DPRD sejak awal mendorong agar kebijakan beasiswa berpihak pada kemampuan ekonomi mahasiswa. Dalam skema terbaru, mahasiswa penerima akan memperoleh bantuan UKT Rp2,5 juta per semester serta uang saku Rp300 ribu per bulan.

“Kami ingin memastikan mahasiswa gakin tetap bisa kuliah dengan tenang. Jangan sampai ada yang harus mencari talangan atau bahkan terjerat pinjaman online hanya karena persoalan UKT,” ujar Akmarawita, Rabu (21/1/2026).

Ia mengakui adanya keresahan dari mahasiswa penerima lama akibat perubahan mekanisme beasiswa. Menyikapi hal tersebut, DPRD Surabaya bergerak cepat dengan meminta kampus—khususnya 15 PTN mitra Pemkot—untuk menunda pembayaran UKT tanpa menghambat proses registrasi.

“Mahasiswa lama tidak perlu panik. Hak mereka tetap kami jaga. registrasi harus tetap berjalan,” tegasnya.

Akmarawita menambahkan, mahasiswa yang benar-benar berasal dari keluarga gakin wajib mendapatkan penyesuaian UKT sesuai kemampuan ekonomi, baik bagi penerima lama maupun mahasiswa baru. DPRD memastikan UKT mahasiswa gakin tidak boleh melebihi Rp2,5 juta.

Saat ini, tercatat 1.775 mahasiswa masih memiliki UKT di atas batas tersebut. Komisi D DPRD Surabaya menegaskan tidak akan membiarkan mahasiswa menanggung selisih biaya secara mandiri.

“Tidak boleh ada mahasiswa yang nomboki biaya kuliah. Kalau memang gakin, UKT harus diturunkan. Ini bentuk tanggung jawab negara kepada warganya,” kata Akmarawita yang juga Ketua DPD Golkar Surabaya.

DPRD Surabaya juga mencatat terdapat 2.437 mahasiswa lama penerima Beasiswa Pemuda Tangguh. Apabila kuota beasiswa 2026 tidak terserap penuh, DPRD mendorong agar sisa anggaran diprioritaskan untuk melindungi keberlanjutan studi mahasiswa lama. Bahkan, jika diperlukan, DPRD siap mengupayakan tambahan anggaran melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

“Prinsip kami jelas, jangan sampai ada anak Surabaya yang putus kuliah hanya karena kendala biaya,” pungkas Akmarawita.

Continue Reading

  • Dipublikasi Pada 22 Januari 2026
  • Baru Saja di Update Pada Januari 22, 2026
  • Temukan Kami di Google News

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).


Follow WhatsApp Channel Infosurabaya.com
Follow