Foto : Dokumen Abdul Hadi saat usai dimintai keterangan oleh penyidik KPK di Polres situbondo terkait laporannya atas dugaan Korupsi dana workshop Wasbang DPRD Jawa Timur yang menyeret Zeiniye
infosurabaya.com | SURABAYA – Hingga saat ini, kasus dugaan korupsi anggaran kegiatan workshop Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Situbondo yang menyeret anggota DPRD Jawa Timur, Zeiniye, belum mendapatkan kepastian hukum.
Padahal, tim dari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melakukan pemeriksaan terhadap pihak pelapor maupun pokmas yang terkait.
Menurut Abdul Hadi selaku pihak pelapor, dirinya sudah dipanggil dan diperiksa oleh tim penyidik KPK pada bulan Mei 2025 lalu.
Tak hanya dirinya, para Ketua Pokmas dan pihak terkait lainnya yang berjumlah 50 orang juga sudah diperiksa oleh tim penyidik KPK.
Pemeriksaan terhadap pelapor dan ketua pokmas tersebut dilakukan selama 3 hari di Mapolres Situbondo.
“Kami para pelapor sudah dipanggil untuk diperiksa termasuk 50 Ketua Pokmas dan terkait pada tanggal 21-23 Mei 2025 bertempat di Mapolres Situbondo,” ungkapnya saat di konfirmasi pada Kamis 5 Februari 2026.
Namun, hampir setahun waktu berjalan pasca pemeriksaan pelapor dan saksi lainnya, belum ada kepastian hukum terhadap anggota DPRD Jawa Timur, Zeiniye.
Abdul Hadi pun berharap agar kasus tersebut segera mendapat kepastian hukum.
“Kami sebagai pelapor mudah-mudahan segera cepat selesai dan terang benderang untuk mendapatkan status hukum yang jelas,” harapnya.
Abdul Hadi juga mengaku jika dirinya sudah pernah menanyakan perkembangan laporannya kepada pihak KPK, dan hanya memberikan jawaban jika terkait progres laporannya hanya bisa di update melalui unit Direktorat Pengaduan Masyarakat, karena merupakan informasi tertutup.
“Arahan dari penyidik KPK dan juru bicara KPK, serahkan dan percayakan kepada APH dalam hal ini penyidik KPK,” tambahnya.
Sementara, terkait sudah sejauh mana penanganan kasus dugaan korupsi Wasbang yang menyeret Zeiniye tersebut, tim redaksi sudah mencoba konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp kepada juru bicara KPK, Budi Prasetyo, namun belum mendapat respon sama sekali.
Diketahui, Zeiniye bersama 2 orang lainnya berinisial UF dan SD dilaporkan ke KPK pada bulan Maret 2024.
Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana program workshop Wasbang DPRD Jawa Timur tahun anggaran 2023 di wilayah Situbondo.
Total anggaran Workshop Wasbang tersebut adalah Rp 1.261.460.000 yang dicairkan secara bertahap sebanyak 5 kali dengan menggunakan Pokmas Srikandi Situbondo. (ist)
Desk : pelapor dugaan kasus korupsi dana workshop Wasbang yang menyeret Zeiniye selaku anggota DPRD Jawa Timur minta penyidik KPK segera beri kepastian hukum
Foto : Dokumen Abdul Hadi saat usai dimintai keterangan oleh penyidik KPK di Polres situbondo terkait laporannya atas dugaan Korupsi dana workshop Wasbang DPRD Jawa Timur yang menyeret Zeiniye
- Dipublikasi Pada 8 Februari 2026
- Baru Saja di Update Pada Februari 8, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
