Quantcast

Enam Camat Baru Surabaya Resmi Dilantik, Evaluasi Kinerja Diumumkan ke Publik

Infosurabaya.com – Pemerintah surabaya/” title=”Kota Surabaya”>Kota Surabaya resmi melantik enam camat baru dalam rangka mutasi jabatan yang digelar di Graha Sawunggaling, Jumat (2/1/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari rotasi 69 pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya.

Enam camat yang dilantik terdiri dari Indra Fajar Swasana sebagai Camat Gunung Anyar, Yuri Widarko sebagai Camat Benowo, Gin Gin Ginanjar sebagai Camat Kenjeran, Rerry Setianingtiyaswati sebagai Camat Wonokromo, Zainuddin Fanani sebagai Camat Pakal, serta Jefry sebagai Camat Genteng.

Selain pergantian pimpinan wilayah kecamatan, mutasi juga mencakup sejumlah kepala dinas serta pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional penyetaraan.

Wali surabaya/” title=”Kota Surabaya”>Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, rotasi jabatan dilakukan untuk menegakkan aturan masa jabatan dan memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan Pemkot Surabaya.

“Pelantikan ini untuk menegaskan aturan bahwa tidak ada kepala dinas yang menjabat lebih dari tiga tahun di satu posisi. Perputaran jabatan dilakukan maksimal setiap 2 hingga 2,5 tahun untuk memberikan pengalaman lintas fungsi,” ujar Eri usai pelantikan.

Eri juga menegaskan kinerja para camat dan pejabat lainnya akan dievaluasi secara berkala melalui mekanisme rapor kinerja yang diterbitkan setiap enam bulan sekali oleh Sekretaris Daerah dan Inspektorat.

“Jika dalam satu tahun outcome tidak tercapai dan nilai rapor di bawah 80, maka pejabat tersebut akan diturunkan, bukan sekadar mutasi. Yang menentukan nasib para pejabat adalah kinerja sendiri dan penilaian masyarakat,” tegasnya.

Menurut Eri, camat dan birokrasi merupakan ujung tombak pelayanan publik yang mengabdi kepada masyarakat hingga masa pensiun.

Oleh sebab itu, ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan hati nurani dan menjauhi praktik politik praktis.

“Yang dilantik ini adalah pilihan warga Surabaya. Maka kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada jenengan jangan pernah disia-siakan,” imbuhnya.

Eri menambahkan, tahun 2026 menjadi momentum perubahan dalam kepemimpinan dan tata kelola surabaya/” title=”pemkot surabaya”>Pemkot Surabaya, termasuk di tingkat kecamatan.

“Tahun 2026 adalah titik perubahan. Cara memimpin Surabaya akan berbeda. Kita tunjukkan bahwa Surabaya adalah kota yang transparan, aman, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (Bs/Yan)

  • Dipublikasi Pada 3 Januari 2026
  • Baru Saja di Update Pada Januari 3, 2026
  • Temukan Kami di Google News

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).


Follow WhatsApp Channel Infosurabaya.com
Follow