Eri Rotasi 85 ASN Surabaya, Jabatan Harus Berbasis Kinerja. (Foto: Ist)
Infosurabaya.com – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melantik dan merotasi 85 ASN untuk mengisi jabatan administrator dan pengawas. Eri menegaskan rotasi dilakukan berdasarkan evaluasi dan perhitungan Baperjakat, bukan titipan pihak tertentu.
“Perubahan-perubahan ini tidak ada dipengaruhi oleh siapa pun dan tidak ada titipan siapa pun,” kata Eri, Jumat (2/10/2026).
Eri bahkan mengancam mencopot pejabat yang mengaku mendapat jabatan karena bantuan pihak tertentu.
Rotasi tersebut mencakup sejumlah jabatan, di antaranya lurah, camat, kepala bagian dan pejabat OPD. Menurut Eri, perputaran jabatan merupakan hal biasa untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.
Ia meminta para pejabat membuktikan kinerjanya lewat pelayanan langsung kepada warga. Persoalan yang masuk melalui Balai RW diminta segera ditangani, bukan sekadar dibahas berdasarkan teori dan aturan.
“Pemerintah sejatinya hadir di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya berteori atau melihat dari dasar-dasar di atas kertas,” ujarnya.
Eri juga mengingatkan jabatan membawa tanggung jawab terhadap uang rakyat. Setiap rupiah yang diterima pejabat, kata dia, harus dipertanggungjawabkan melalui pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap pekerjaan ada tanggung jawabnya, setiap rupiah yang kalian dapatkan itu adalah hak rakyat yang harus kita pertanggungjawabkan,” tegasnya.
Sementara Ira Tursilawati Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia merinci dari 85 pejabat yang dilantik ada 48 yang dipromosikan, sementara 37 lainnya mutasi dan rotasi. “Lurah yang sudah lebih dari tiga tahun ada 50-an orang,” katanya. ((red))
- Dipublikasi Pada 2 Oktober 2026
- Baru Saja di Update Pada Oktober 2, 2026
- Temukan Kami di Google News
Bagikan ke Media Sosial
Unduh slide siap posting untuk Instagram, TikTok, X & Koran digital

