Quantcast

Gerindra Surabaya Ziarah ke Makam Bung Tomo, Teguhkan Spirit Pejuang Politik di HUT ke-18 – Kabar Surabaya

SURABAYA (( Info Surabaya)) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Surabaya menggelar ziarah ke makam Pahlawan Nasional Sutomo atau Bung Tomo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya internal partai untuk meneguhkan nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan di kalangan kader.

Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso, mengatakan ziarah ini dimaksudkan untuk meneladani semangat juang para pendiri bangsa, khususnya Bung Tomo, dalam membentuk karakter kader sebagai pejuang politik yang berpihak kepada rakyat.

“Hari ini kami keluarga besar DPC Gerindra Surabaya berziarah ke makam Bung Tomo sebagai bentuk penghormatan kepada pejuang kemerdekaan sekaligus pejuang kebangsaan asli Surabaya,” ujar Cahyo di Surabaya, Kamis. 5 Februari 2026

Cahyo menegaskan, agenda ziarah tersebut telah direncanakan jauh hari dan tidak berkaitan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sempat menyinggung keberadaan rumah radio Bung Tomo dalam forum tertentu.

Menurutnya, ziarah ini juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh kader Gerindra agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai perjuangan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami selalu diingatkan oleh Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra bahwa kader Gerindra bukan sekadar politisi, melainkan pejuang politik yang wajib memperjuangkan kemaslahatan masyarakat,” kata Cahyo yang juga menjabat Anggota DPRD Jawa Timur.

Ia menambahkan, predikat pejuang politik menuntut sikap dan perilaku yang berbeda, yakni dengan mengedepankan kepentingan rakyat serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dalam setiap langkah dan kebijakan politik.

Selain mendoakan Bung Tomo, rombongan DPC Gerindra Surabaya juga berupaya menggali kembali nilai-nilai perjuangan sang pahlawan sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas politik di tengah masyarakat.

Menanggapi pernyataan Presiden Prabowo terkait rumah radio Bung Tomo, Cahyo mengakui adanya perbedaan persepsi di tengah publik yang berpotensi menimbulkan kekaburan sejarah. Untuk itu, pihaknya mendorong anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Gerindra agar berkoordinasi dengan dinas terkait dan Pemerintah Kota Surabaya.

“Ke depan, DPRD Kota Surabaya berencana menggelar rapat dengar pendapat untuk mencari solusi terbaik, sekaligus sebagai upaya pelurusan sejarah dan tindak lanjut atas arahan Presiden,” pungkasnya.

Continue Reading

  • Dipublikasi Pada 6 Februari 2026
  • Baru Saja di Update Pada Februari 6, 2026
  • Temukan Kami di Google News

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).


Follow WhatsApp Channel Infosurabaya.com
Follow