Salah satu bangunan rumah warga di Sampang yang terdampak longsor. (Foto: Istimewa-BPBD Sampang)
Infosurabaya.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Madura memicu longsor di sejumlah daerah. Di Kabupaten Sampang, dua desa di dua kecamatan terdampak, sementara di Pamekasan puluhan kepala keluarga terisolasi akibat akses jalan tertutup longsor.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin mengatakan, longsor terjadi di Desa Terosan, Kecamatan Banyuates, dan Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Jumat (16/1) malam.
“Longsor didahului hujan deras dengan intensitas tinggi,” kata Hozin, Sabtu (17/1/2026).
Di Kecamatan Banyuates, longsor menyebabkan tebing jalan ambles sepanjang 20 meter dengan tinggi sekitar 4 meter. Akibatnya, jalan poros desa tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Saat ini hanya bisa dilalui pejalan kaki, itu pun berisiko karena masih ada potensi longsor susulan,” ujarnya.
Sementara di Kecamatan Ketapang, longsor terjadi di tepi bendungan dan berdampak pada satu rumah warga. Bagian belakang rumah, berupa satu kamar dan dapur, amblas dan hanyut ke area bendungan.
“Kondisi tanah labil dan terus terkikis air. Debit air juga meningkat karena musim hujan,” kata Hozin.
BPBD mengimbau warga yang tinggal di bantaran bendungan meningkatkan kewaspadaan. Tembok penahan dinilai tidak lagi kuat menopang bangunan di atasnya.
Selain Sampang, longsor juga terjadi di Dusun Laok Gunung, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan. Akibatnya, sekitar 40 kepala keluarga (KK) terisolasi sejak dua hari terakhir.
Longsor terjadi sejak Kamis (15/1/2026) dini hari setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut selama tiga hari berturut-turut. Tebing di pinggir jalan menuju Desa Waru runtuh dan menutup total badan jalan.
Akses transportasi terputus total. Tidak hanya kendaraan roda empat, sepeda motor pun tidak bisa melintas. Warga terpaksa menghentikan aktivitas ke luar dusun.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pamekasan Achmad Zainullah mengatakan tim sudah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
“Kami sudah melakukan assessment dan kajian cepat. Longsoran mencapai sekitar 50 meter panjang dan 40 meter lebar, tanah masih bergerak,” ujarnya.((Red))
- Dipublikasi Pada 17 Januari 2026
- Baru Saja di Update Pada Januari 17, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
