Infosurabaya | Jasa Pemasangan Filter Air Sumur, Sore itu, di sebuah rumah di kawasan Rungkut, Surabaya, saya mencelupkan tangan ke dalam ember berisi air sumur. Airnya terlihat bening, tapi saat diendapkan, muncul endapan kecokelatan di dasar ember. Aroma logam tercium samar. Seorang bapak paruh baya, pemilik rumah, menuangkan air itu ke gelas dan mendekatkannya ke hidung.
“Bau besi, kan, Mas? Sudah setahun ini. Mandi jadi nggak nyaman, apalagi buat masak,” ujarnya.
Ia bercerita, sumur bor di rumahnya sudah berumur tiga tahun. Awalnya air jernih. Tapi belakangan, air mulai berbau karat dan meninggalkan noda kuning di bak mandi. Ia pun mulai mencari jasa pemasangan filter air.
Dari situlah saya mulai menelusuri: bagaimana cara kerja filter air sumur bor, berapa biayanya di Surabaya, dan apa yang perlu dicermati sebelum memilih jasa?
Mengapa Air Sumur Bor Berbau Besi?
Bau besi pada air sumur bor umumnya disebabkan oleh kandungan zat besi (Fe) dan mangan (Mn) yang tinggi. Di Surabaya, kondisi ini banyak ditemui di wilayah dengan lapisan tanah tertentu.
Menurut seorang teknisi filter air yang akrab disapa Pak A, yang sudah 9 tahun bekerja di Surabaya, kandungan besi bisa berasal dari beberapa sumber.
“Besi itu larut dalam air. Kalau kena udara, dia mengendap dan berubah warna. Makanya air sumur kadang bening pas keluar, tapi lama-lama kuning,” jelasnya saat ditemui di kawasan Rungkut.
Ia menambahkan, air berbau besi tidak selalu berbahaya jika kadarnya rendah. Tapi jika dibiarkan, bisa merusak pipa, menodai pakaian, dan mengganggu kesehatan kulit.
“Kalau sudah bau dan berwarna, sebaiknya difilter. Jangan dibiarkan,” ujarnya.
Cara Kerja Filter Air Sumur Bor
Filter air sumur bor umumnya menggunakan beberapa tahap penyaringan. Setiap tahap menargetkan jenis kontaminan yang berbeda.
-
Filter sedimen. Menyaring partikel besar seperti pasir dan lumpur.
-
Filter karbon aktif. Menyerap bau, warna, dan zat organik.
-
Filter mangan zeolit. Mengikat zat besi dan mangan.
-
Filter resin. Melunakkan air dengan mengurangi kadar kapur.
-
Membran RO (opsional). Menyaring partikel sangat halus, termasuk logam berat.
Tidak semua rumah membutuhkan semua tahap. Jenis filter disesuaikan dengan hasil uji kualitas air.
Rincian Biaya Pemasangan Filter Air di Surabaya
Dari penelusuran di beberapa penyedia jasa di Surabaya, berikut rentang biaya yang muncul di pasaran.
Biaya berdasarkan jenis filter:
-
Filter sedimen tunggal: Rp300.000–Rp700.000
-
Filter karbon aktif: Rp500.000–Rp1.200.000
-
Filter mangan zeolit: Rp1.000.000–Rp2.500.000
-
Filter kombinasi (3 tahap): Rp2.000.000–Rp4.000.000
-
Filter RO (reverse osmosis): Rp4.000.000–Rp10.000.000
Biaya tambahan:
-
Uji kualitas air: Rp200.000–Rp500.000
-
Instalasi dan pipa: Rp300.000–Rp800.000
-
Tandon tambahan: Rp800.000–Rp2.500.000
-
Penggantian media filter (per tahun): Rp300.000–Rp1.000.000
Harga bisa berbeda tergantung merek, kapasitas, dan tingkat kontaminasi air.
Tips Orang Dalam: Menghindari Mark-up dan Filter Tidak Efektif
Pak A memberikan beberapa kiat agar konsumen tidak salah pilih.
-
Minta uji kualitas air dulu. Jangan langsung beli filter tanpa tahu kandungan air.
-
Tanyakan jenis media filter. Pastikan sesuai dengan masalah air (besi, kapur, atau bau).
-
Cek kapasitas filter. Sesuaikan dengan kebutuhan air rumah tangga.
-
Minta rincian biaya penggantian media. Ini biaya rutin yang sering tidak disebut di awal.
-
Waspadai filter murah tanpa media jelas. Bisa jadi hanya sedimen biasa.
-
Pastikan ada garansi instalasi. Beberapa penyedia memberi garansi 3–12 bulan.
“Kalau penyedia jasa nggak mau uji air dulu, itu tanda bahaya. Filter yang salah malah bikin air makin keruh,” tegas Pak A.
Efektivitas: Antara Klaim dan Hasil
Dari pengamatan di rumah Rungkut, sang pemilik akhirnya memilih filter kombinasi tiga tahap. Setelah dipasang, air yang keluar dari keran terlihat lebih jernih. Bau besi berkurang drastis.
“Bedanya kerasa, Mas. Airnya nggak bau lagi. Bak mandi juga nggak kuning,” katanya.
Namun, Pak A mengingatkan bahwa filter perlu perawatan rutin.
“Media filter itu ada umurnya. Kalau nggak diganti, malah jadi sarang bakteri,” pesannya.
Perbandingan Jenis Filter dan Biaya
Berikut tabel perbandingan jenis filter air sumur bor berdasarkan kebutuhan dan biaya.
| Jenis Filter | Target Kontaminan | Estimasi Biaya | Biaya Perawatan per Tahun | Garansi |
|---|---|---|---|---|
| Sedimen tunggal | Pasir, lumpur | Rp300.000–Rp700.000 | Rp100.000–Rp200.000 | 3 bulan |
| Karbon aktif | Bau, warna, organik | Rp500.000–Rp1.200.000 | Rp200.000–Rp400.000 | 6 bulan |
| Mangan zeolit | Besi, mangan | Rp1.000.000–Rp2.500.000 | Rp300.000–Rp600.000 | 6–12 bulan |
| Kombinasi 3 tahap | Besi, bau, kapur | Rp2.000.000–Rp4.000.000 | Rp500.000–Rp1.000.000 | 12 bulan |
| RO | Logam berat, garam | Rp4.000.000–Rp10.000.000 | Rp1.000.000–Rp2.000.000 | 12 bulan |
Air yang Akhirnya Bening
Malam itu, di dapur Rungkut, sang bapak menuangkan air dari keran ke gelas. Airnya bening. Tidak ada endapan. Tidak ada bau. Ia meminumnya perlahan.
“Ternyata air sumur juga bisa enak, ya, Mas,” katanya sambil tersenyum.
Di kota dengan kualitas air tanah yang beragam seperti Surabaya, filter air bukan sekadar alat tambahan. Ia adalah jembatan antara sumur bor dan kesehatan keluarga. Memilih jasa pemasangan filter bukan soal harga termurah, tapi soal ketepatan diagnosis dan kejujuran perawatan.
Catatan Redaksi: Artikel ini murni hasil liputan investigasi lapangan tim infosurabaya.com demi transparansi publik, dan tidak disponsori oleh pihak penyedia jasa mana pun. Tarif dan layanan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan vendor.
- Dipublikasi Pada 3 Oktober 2026
- Baru Saja di Update Pada Oktober 3, 2026
- Temukan Kami di Google News
Bagikan ke Media Sosial
Unduh slide siap posting untuk Instagram, TikTok, X & Koran digital

