infosurabaya.com | SURABAYA — Malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KI Awards) Jawa Timur 2025 yang digelar di Kabupaten Bojonegoro menjadi panggung apresiasi bagi badan publik yang berhasil menunjukkan komitmen terbaik dalam memberikan akses informasi kepada masyarakat. Tahun ini, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Timur kembali meraih predikat Informatif, kategori tertinggi dalam standar penilaian Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur.
Acara penganugerahan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri sejumlah OPD, lembaga vertikal, BUMD, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota dan desa di Jawa Timur. Komisioner Komisi Informasi Jawa Timur, Edi Purwanto, S.Psi., M.Si., menjelaskan bahwa penghargaan tahun ini merupakan hasil dari proses monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara ketat sepanjang tahun 2025.
Edi menjelaskan, dari total 233 badan publik yang menjadi peserta monitoring dan evaluasi, terdapat 142 badan publik (61%) yang mengembalikan kuesioner dan mengikuti seluruh tahapan penilaian.
“Dari 142 badan publik yang ikut serta, terdapat 47 badan publik yang masuk kategori Informatif, sementara kategori Menuju Informatif sebanyak 22 badan publik, dan sisanya masih berada di kategori Tidak Informatif,” jelas Edi.
Ia menekankan perlunya meningkatkan partisipasi pada tahun mendatang mengingat capaian kategori Informatif baru mencapai 33 persen dari total peserta.
Dalam kategori OPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sejumlah instansi meraih predikat Informatif. Di antaranya:
• Dinas Perindustrian dan Perdagangan (90,25)
• Dinas Kelautan dan Perikanan (90,71)
• RSUD Dungus (92,35)
• RSUD Husada Prima (92,45)
• RSUD Karsa Husada (92,55)
• Dinas Kesehatan Jatim (92,71)
• Bappeda Jatim (92,77)
• RSUD Daha Husada (94,02)
• Bakorwil III Malang (94,25)
• RS Paru Manguharjo (94,50)
• Dinas Sosial Jatim (95,27)
• RS Menur (96,81)
• DLH Jatim (96,90)
• RSUD Dr. Soedono (97,43)
• RSUD Dr. Saiful Anwar (97,45)
• RSUD Dr. Soetomo (97,91)
• Sekretariat Provinsi Jatim (98,78)
• Diskominfo Jatim (99,48) — skor tertinggi di kategori OPD.
Untuk kategori Pemerintah Kabupaten/Kota, Kota Surabaya menjadi yang tertinggi dengan skor 99,90, disusul Kota Mojokerto (99,45) dan Kota Madiun (98,90).
Di tingkat Desa, Pemdes Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro menjadi yang tertinggi dengan skor 96,11.
Selain badan publik, Komisi Informasi Jawa Timur juga memberikan penghargaan Mitra Strategis kepada sejumlah tokoh dan lembaga yang dinilai berkontribusi pada keterbukaan informasi, di antaranya:
• Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Budiyono
• Kepala Ombudsman RI Jatim, Agus Mutaqin
• KPID Jatim, Royin Fauzina
• Kepala BPKAD Jatim, Sigit Panuntun
• Kepala Bappeda Jatim, Muhammad Yasin
• Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim
Untuk kategori BUMD, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) meraih predikat Menuju Informatif (89,30).
Plh. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukamto, S.E., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas kembali diraihnya kategori Informatif tahun ini.
“Penghargaan ini adalah motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki layanan informasi publik, terutama terkait program Bangga Kencana yang kami jalankan di Jawa Timur,” ujarnya.
Sukamto menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban, tetapi komitmen moral untuk memastikan masyarakat mendapat akses informasi yang benar, mudah, dan akuntabel.
Ia juga mengapresiasi dukungan semua pihak, termasuk media massa.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, instansi mitra, dan teman-teman media yang selama ini menjadi bagian penting dalam penyebaran informasi program Bangga Kencana. Ke depan, kami berkomitmen menyempurnakan kekurangan dan memperkuat transparansi melalui program Quick Win Bangga Kencana,” tegasnya.
Komisi Informasi Jatim berharap seluruh badan publik meningkatkan partisipasi dan kualitas keterbukaan informasi. Jawa Timur juga disebut berada di posisi Top 3 nasional untuk indeks keterbukaan informasi publik.
“Keterbukaan informasi adalah cara untuk mendorong masyarakat terlibat aktif dalam pembangunan, perencanaan, dan pertanggungjawaban publik,” pungkas Edi.
Acara KI Awards 2025 ditutup dengan penyerahan plakat kepada seluruh badan publik yang meraih predikat Informatif.(*red)
- Dipublikasi Pada 30 November 2025
- Baru Saja di Update Pada November 30, 2025
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
