Quantcast

Ketua Fraksi Gerindra Dorong Pembangunan Puskesmas Manukan Kulon dan SMP Tambak Wedi Segera Dituntaskan – Kabar Surabaya

Surabaya (( Info Surabaya)) – Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, mendesak Pemerintah Kota Surabaya untuk segera menuntaskan pembangunan Puskesmas Manukan Kulon dan SMP Tambak Wedi. Desakan ini menyusul pemutusan kontrak terhadap dua CV pelaksana proyek yang dinilai bermasalah dan telah resmi masuk daftar hitam (blacklist).

Ajeng menegaskan, kelanjutan pembangunan dua fasilitas publik tersebut harus menjadi prioritas, mengingat dampaknya yang langsung dirasakan masyarakat. Ia menargetkan penyelesaian proyek bisa rampung maksimal dalam enam bulan ke depan.

“Dua CV pelaksana sudah diblacklist. Artinya, tidak ada lagi alasan untuk menunda. Dalam enam bulan ke depan, pembangunan Puskesmas Manukan Kulon dan SMP Tambak Wedi harus terealisasi 100 persen,” tegas Ajeng.

Menurutnya, keterlambatan pembangunan berpotensi mengganggu pelayanan dasar, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan. Ia menyoroti kondisi Puskesmas Manukan Kulon yang saat ini mengalami keterbatasan ruang pelayanan sehingga berdampak pada pendapatan nonkapitasi.

Sementara itu, belum rampungnya pembangunan SMP Tambak Wedi dinilai menghambat kelancaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya dalam pemenuhan kebutuhan rombongan belajar.
“Pelayanan kesehatan dan pendidikan tidak boleh terganggu. Puskesmas tetap harus optimal melayani warga, dan sekolah harus tetap bisa menerima siswa sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Selain mendorong percepatan fisik pembangunan, Ajeng juga meminta Bagian Administrasi Pembangunan (Adpem) surabaya/” title=”pemkot surabaya”>Pemkot Surabaya agar lebih aktif melakukan pendampingan kepada dinas-dinas nonteknis, seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

Pendampingan tersebut, lanjut Ajeng, perlu dilakukan sejak tahap perencanaan, mulai dari desain, penyusunan SOP, hingga pemenuhan syarat teknis lainnya, agar proses pembangunan tidak mengganggu pelayanan publik yang sedang berjalan.

“Pendampingan itu penting supaya pembangunan bisa berjalan beriringan dengan pelayanan publik, tanpa saling menghambat,” jelasnya.

Ia menegaskan, pengawasan proyek pembangunan tidak bisa dibebankan hanya pada satu dinas. Keterlibatan Adpem dinilai krusial untuk memastikan proyek berjalan sesuai aturan dan target waktu.

Sebagai penutup, Ketua gerindra/” title=”Fraksi Gerindra”>Fraksi Gerindra DPRD Surabaya menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses lanjutan pembangunan dua fasilitas tersebut agar tidak kembali mengalami kendala.

“Kami di gerindra/” title=”Fraksi Gerindra”>Fraksi Gerindra akan memastikan pembangunan ini berjalan sesuai komitmen dan tenggat waktu. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama, dan proyek pelayanan publik tidak boleh lagi mangkrak,” tegasnya.

Continue Reading

  • Dipublikasi Pada 8 Januari 2026
  • Baru Saja di Update Pada Januari 8, 2026
  • Temukan Kami di Google News

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).


Follow WhatsApp Channel Infosurabaya.com
Follow