Surabaya (( Info Surabaya)) – Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, menyoroti keterlambatan penyelesaian dua proyek strategis Pemerintah Kota Surabaya, yakni pembangunan sekolah dan puskesmas.
” Keterlambatan tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan proyek fasilitas publik”,Rabu 7 Januari 2026.
Menurut Akmarawita, keberadaan sekolah dan puskesmas merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah. Keterlambatan proyek, kata dia, tidak hanya menghambat pelayanan publik, tetapi juga berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.
“Sekolah dan puskesmas ini sangat dibutuhkan warga. Kegagalan seperti ini tidak boleh terulang,” tegasnya.
Komisi D DPRD Surabaya pun mendesak Pemkot Surabaya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kontraktor serta memperbaiki sistem pengawasan proyek.
Ia menilai penguatan fungsi kontrol mutlak diperlukan agar kasus mangkraknya fasilitas publik akibat kelalaian pelaksana tidak kembali terjadi di masa mendatang.
Ketua DPD Golkar Surabaya ini menegaskan akan terus mengawal penyelesaian proyek tersebut agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat serta memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
Continue Reading
- Dipublikasi Pada 8 Januari 2026
- Baru Saja di Update Pada Januari 8, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
