Surabaya (( Info Surabaya) ) – Anggota DPRD Kota Surabaya, Ning Ais Shafiyah Asfar, kembali turun langsung menyapa konstituennya dalam kegiatan reses yang digelar di kawasan Dharmawangsa, Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Jumat pagi. 6/2
Kegiatan tersebut dihadiri Kader Surabaya Hebat (KSH) yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi di lapangan.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan terbuka, para kader menyampaikan keluhan terkait penggunaan aplikasi Sistem Informasi Digital (SID). Menurut KSH, aplikasi tersebut dinilai kurang praktis dan belum sepenuhnya memudahkan pekerjaan kader dalam melakukan pendataan maupun pelayanan kepada masyarakat.
Para kader mengusulkan agar fungsi aplikasi SID dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi Pak RT yang selama ini sudah lebih dikenal dan sering digunakan di lingkungan warga. Dengan satu aplikasi terpadu, kader menilai proses pelaporan dan pendataan akan menjadi lebih sederhana, efektif, serta mengurangi beban administrasi di tingkat bawah.
“Kami di lapangan sering kali harus membuka beberapa aplikasi sekaligus. Kalau bisa disatukan dalam aplikasi Pak RT, tentu akan jauh lebih memudahkan,” ungkap salah satu KSH saat menyampaikan aspirasi.
Menanggapi hal tersebut, Ning Ais Shafiyah Asfar menyampaikan apresiasinya atas masukan yang disampaikan para kader. Ia menegaskan bahwa KSH merupakan ujung tombak pelayanan sosial di masyarakat, sehingga sistem pendukung kerja mereka harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.
Ning Ais berkomitmen untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi tersebut dengan menyampaikannya kepada Pemerintah Kota Surabaya dan dinas terkait. Ia berharap ke depan digitalisasi pelayanan tidak justru menjadi beban, melainkan mampu memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga.
“Masukan dari kader ini sangat penting, karena mereka yang setiap hari berhadapan langsung dengan warga. Digitalisasi harus mempermudah, bukan menyulitkan,” ujar Ning Ais.
Melalui kegiatan reses ini, Ning Ais menegaskan komitmennya untuk terus hadir, mendengar, dan memperjuangkan suara masyarakat agar kebijakan yang lahir benar-benar berangkat dari kebutuhan riil di lapangan.
Continue Reading
- Dipublikasi Pada 6 Februari 2026
- Baru Saja di Update Pada Februari 6, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
