Portal Berita Surabaya

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Portal Berita Surabaya

Infosurabaya.com – Memasuki pancaroba menuju musim hujan, masyarakat dan pemerintah diminta mewaspadai potensi pohon tumbang akibat angin kencang. Pohon yang berada di pinggir jalan, taman, sekolah hingga perkantoran perlu diperiksa karena bisa membahayakan warga saat diterpa angin.

Pakar mitigasi bencana dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Amien Widodo, mengatakan pemeriksaan kondisi pohon di kawasan perkotaan perlu dilakukan secara berkala. Menurutnya, pohon seharusnya mendapat perhatian layaknya bangunan karena kerusakannya dapat menimbulkan kerugian hingga korban jiwa.

“Pemeriksaan pohon perlu dilakukan mulai sekarang sebelum angin kencang menumbangkannya,” kata Amien dalalm keterangannya, Selasa (29/9/2026).

Dosen Departemen Teknik Geofisika ITS itu menjelaskan pohon perkotaan memiliki sejumlah kerentanan. Salah satunya ruang tumbuh yang terbatas karena banyak pohon ditanam berdekatan dengan jalan, bangunan, atau area aktivitas warga.

Kondisi akar juga menjadi faktor penting. Permukaan tanah yang tertutup aspal, beton, atau paving block dapat membatasi pertumbuhan akar. Pekerjaan utilitas seperti pemasangan kabel, pipa air, dan drainase juga berpotensi memotong akar penopang pohon.

Masalah drainase turut meningkatkan risiko. Genangan yang berlangsung lama dapat memicu pembusukan akar, termasuk akibat infeksi jamur.

Selain itu, tanah di kawasan perkotaan kerap mengalami pemadatan akibat aktivitas kendaraan dan pejalan kaki. Kondisi tersebut mengurangi pori-pori tanah sehingga oksigen dan air lebih sulit masuk.

“Akibatnya, pertumbuhan akar dapat menjadi dangkal dan mengurangi daya cengkeram pohon terhadap tanah,” ujarnya.

Pemeriksaan tidak cukup hanya melihat kondisi akar. Kesehatan batang dan cabang juga perlu diperhatikan.

Amien mengatakan batang yang keropos akibat pelapukan, serangan rayap, atau infeksi jamur dapat kehilangan kekuatannya. Luka akibat benturan kendaraan maupun pekerjaan proyek juga bisa menjadi pintu masuk mikroorganisme yang merusak kayu.

Karena jumlah pohon di kawasan perkotaan cukup banyak, masyarakat juga diminta ikut mengawasi dan melaporkan pohon yang dinilai membahayakan.

“Masyarakat harus aktif melaporkan pohon yang dinilai membahayakan di sekitar tempat tinggalnya, sedangkan pemerintah perlu menindaklanjuti laporan tersebut,” tutur Amien.

Menurutnya, pemantauan dan penanganan sejak dini penting untuk mengurangi risiko pohon tumbang ketika angin kencang melanda kawasan perkotaan.

Upaya tersebut juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan, tujuan ke-13 tentang penanganan perubahan iklim, serta tujuan ke-15 mengenai ekosistem daratan. ((red))

  • Dipublikasi Pada 2 Oktober 2026
  • Baru Saja di Update Pada Oktober 2, 2026
  • Temukan Kami di Google News

Bagikan ke Media Sosial

Unduh slide siap posting untuk Instagram, TikTok, X & Koran digital

📸 5 slide sosmed 📰 Koran multi-slide 📝 Caption siap pakai 🎨 Format 4:5 HD

Social Publisher

Posting ke Instagram

REELS 9:16 Slide 1/5
INSTAGRAM REELS

0/2200
💡 Tips: Hasil slide konsisten di HP & desktop karena ukuran capture fixed di 320px.
Follow WhatsApp Channel Infosurabaya
Follow

Trust Verified On Google
Jadikan Infosurabaya sebagai sumber berita tepercaya Anda di Google.
Add as a preferred source on Google
Disclaimer
Konten Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Powered By Infosurabaya
Portal Berita Surabaya
Portal Berita Surabaya