Infosurabaya.com – Pemerintah surabaya/” title=”Kota Surabaya”>Kota Surabaya menyiapkan bonus bagi warga yang melaporkan aksi pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU). Kebijakan ini diambil setelah kasus pencurian kabel kembali meningkat sepanjang November 2025.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika surabaya/” title=”Kota Surabaya”>Kota Surabaya, M. Fikser, mengatakan partisipasi publik sangat dibutuhkan untuk mencegah kasus serupa terus berulang.
Fikser menjelaskan, warga bisa mengirimkan video rekaman aksi pencurian melalui aplikasi WargaKu atau akun resmi Instagram surabaya/” title=”pemkot surabaya”>Pemkot Surabaya dan Dishub. Rekaman harus memperlihatkan pelaku dengan jelas, termasuk nomor polisi kendaraan bila digunakan.
Menurutnya, pencurian kabel PJU berdampak langsung terhadap keselamatan pengguna jalan. “Jalan gelap membuka peluang terjadinya kecelakaan dan tindak kriminal,” ujarnya.
Dishub Surabaya mencatat sedikitnya 12 lokasi menjadi sasaran pencurian kabel PJU selama November. Total kabel yang hilang mencapai sekitar 1.800 meter, mencakup 60 gawang atau tiang PJU.
Lokasi yang terdampak tersebar di sejumlah titik pusat kota, seperti Jalan Pemuda sisi selatan, Jalan Panglima Sudirman sisi timur, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Indrapura, dan Jalan Urip Sumoharjo sisi barat.
Kepala Bidang Prasarana Transportasi Dishub Surabaya, Agung Karyadi, menyebut para pelaku diduga bekerja secara terorganisir. Mereka kerap menyamar sebagai petugas lapangan dengan rompi, helm keselamatan, hingga mobil operasional agar tidak menimbulkan kecurigaan.
“Mereka mematikan listrik PJU dan berpura-pura melakukan perbaikan. Warga mengira itu petugas resmi,” ujarnya.
Agung menambahkan, pencurian biasanya dilakukan menjelang pagi ketika lampu PJU telah padam dan aktivitas warga masih minim. Para pelaku memotong kabel dari gorong-gorong atau jalur pedestrian sehingga mengakibatkan pemadaman dalam radius cukup jauh.
Kasus serupa sebenarnya pernah marak setahun lalu dan sempat berhasil ditekan. Dishub kini kembali berkoordinasi dengan kepolisian untuk memburu para pelaku. “Kami berharap mereka segera tertangkap,” kata Agung. ((Red))
- Dipublikasi Pada 29 November 2025
- Baru Saja di Update Pada November 29, 2025
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
