SURABAYA (( Info Surabaya)) – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, memberikan apresiasi tinggi terhadap orasi ilmiah Prof. Adies Kadir yang menyoroti pentingnya penguatan Komisi Yudisial sebagai bagian dari upaya pembaruan badan peradilan di Indonesia.
Toni—sapaan akrabnya—menyebut bahwa pencapaian dan pemikiran yang melampaui batas selalu menjadi inspirasi. Ia mengibaratkan hal itu seperti dunia aktivisme kemahasiswaan, di mana seorang mentor dianggap berhasil ketika kader yang dibinanya berani menguji dan menantang gagasan mentornya secara intelektual.
“Saya mendengar dengan seksama orasi ilmiah Kanda Profesor tentang pemikiran menembus batas dalam perbaikan badan peradilan melalui penguatan Komisi Yudisial,” ujar Toni.melalui keterangan tertulis minggu 30 November 2025.
Sebagai praktisi hukum selama hampir satu dekade sebelum masuk dunia politik pada 2019, Toni mengaku melihat secara empiris bahwa das sollen dan das sein dalam sistem indonesia/” title=”Hukum Indonesia”>hukum Indonesia kerap tidak berjalan seiring. Karena itu, menurutnya, gagasan progresif seperti yang disampaikan Prof. Adies Kadir dapat menjadi pemicu penting bagi perbaikan sistem hukum di masa mendatang.
“Pemikiran progresif ini mudah-mudahan menjadi trigger untuk pembenahan sistem hukum kita ke depan,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Toni menyampaikan selamat dan rasa bangga atas capaian akademik Prof. Adies Kadir.
“Sekali lagi selamat, Kanda Profesor Adies Kadir. Teruslah menjadi pribadi yang uswatun khasanah bagi kami semua yang sedang merintis jalan untuk menjadi pribadi yang anfauhum linnas,” pungkasnya.
Continue Reading
- Dipublikasi Pada 30 November 2025
- Baru Saja di Update Pada November 30, 2025
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
