Surabaya (( Info Surabaya)) — Kepedulian terhadap akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu kembali ditunjukkan Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Arjuna Rizki Kresnayana. Ia turun langsung menemui Pak Yusuf, warga Pulo Wonokromo, Surabaya, seorang ayah yang berjuang menghidupi sekaligus menyekolahkan anak-anaknya di tengah keterbatasan ekonomi.
Pertemuan berlangsung sederhana di kediaman Pak Yusuf. Dengan penuh empati, Arjuna mendengarkan kisah perjuangan sang ayah yang sehari-hari bekerja serabutan demi memastikan anak-anaknya tetap mengenyam pendidikan. Dua anak Pak Yusuf saat ini masih menempuh pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebuah fase krusial dalam menentukan masa depan mereka.
Sebagai bentuk kepedulian, Arjuna menyerahkan tali asih kepada keluarga Pak Yusuf. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi sekaligus menjadi penyemangat agar anak-anak Pak Yusuf dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa hambatan.
“Pendidikan adalah hak setiap anak. Tidak boleh ada anak Surabaya yang putus sekolah hanya karena persoalan ekonomi,” ujar Arjuna di sela kunjungannya.
Ia menegaskan, negara dan pemerintah daerah harus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga yang memiliki semangat tinggi dalam menyekolahkan anak-anaknya meski berada dalam keterbatasan. Aspirasi yang disampaikan Pak Yusuf akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk akses bantuan pendidikan dan program kesejahteraan sosial yang tersedia.
Sebagai Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan rakyat, Arjuna memastikan pihaknya akan terus mengawal persoalan pendidikan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada masyarakat kecil.
“Kisah Pak Yusuf menjadi pengingat bahwa masih banyak orang tua yang berjuang dalam diam. Kami hadir untuk memastikan mereka tidak berjalan sendiri,” tegasnya.
Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Fraksi PDI Perjuangan Surabaya dalam menjaga hak pendidikan dan memberikan perhatian langsung kepada warga yang membutuhkan.
Continue Reading
- Dipublikasi Pada 8 Januari 2026
- Baru Saja di Update Pada Januari 8, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
