Infosurabaya.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kota Pahlawan. Kali ini, sebuah sepeda motor milik RN, seorang karyawan apotek di Jalan Kupang Jaya, Kelurahan Sonokwijenan, Surabaya, raib digondol komplotan maling pada Kamis (23/1/2026).
Insiden yang terjadi di sore hari tersebut sempat terekam kamera CCTV di lokasi kejadian. Rekaman video berdurasi sekitar 4 menit itu pun mendadak viral di media sosial setelah memperlihatkan betapa cepatnya pelaku membobol pengamanan motor korban.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, terlihat salah satu pelaku berjalan santai dari arah jalan raya menuju area parkiran apotek. Meski kondisi motor dalam keadaan kunci setir, hal itu rupanya bukan hambatan besar bagi pelaku.
Korban menceritakan bahwa pelaku sebenarnya sempat melakukan percobaan pertama namun gagal. Tak menyerah, pelaku kembali lagi dalam hitungan detik dan berhasil mengeksekusi kendaraan tersebut dengan sangat cepat.
Baca Juga: 472 Tersangka Curanmor dan 940 Kasus Narkoba Diungkap Polrestabes Surabaya
RN mengaku saat kejadian dirinya baru saja sampai di tempat kerja. Karena cuaca sedang hujan, ia bergegas masuk ke dalam untuk melepas perlengkapan berkendara sebelum sempat memberikan pengamanan ganda pada motornya.
“Saat itu saya baru tiba dan bergegas ke kamar mandi apotek untuk melepas jas hujan. Saya sudah mengunci setir, dan berencana akan memasang kunci gembok setelahnya,” ungkap RN saat memberikan keterangan, Jumat (30/1/2026).
Nasib malang tak bisa dihindari. Ketika RN keluar dari apotek sekitar pukul 16.20 WIB dengan membawa rantai dan gembok tambahan, ia justru mendapati motor kesayangannya sudah berada di tangan orang asing.
“Saat saya keluar mau pasang rantai, motor sudah dinaiki tersangka dan sedang menyebrang jalan,” tambahnya dengan nada kecewa.
Sadar dirinya menjadi korban kejahatan, RN segera bergerak cepat. Kasus pencurian ini telah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian setempat. Korban berharap melalui bukti rekaman CCTV yang jelas, polisi dapat segera mengidentifikasi dan meringkus para pelaku yang meresahkan tersebut.
Masyarakat Surabaya diimbau untuk selalu waspada dan menggunakan kunci ganda meski meninggalkan kendaraan dalam waktu yang sangat singkat, terutama di area publik yang terbuka.(Kdm)
- Dipublikasi Pada 30 Januari 2026
- Baru Saja di Update Pada Januari 30, 2026
- Temukan Kami di Google News
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
