Quantcast

Wisman ke Jatim Turun 26,7 Persen Meski Banyak Even Internasional Digelar

Infosurabaya.comBadan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Jawa Timur melalui Bandara Juanda pada November 2025 mencapai 21.629 kunjungan. Angka ini turun 26,77 persen dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat 29.534 kunjungan.

Meski turun secara bulanan, kunjungan wisman tersebut masih menunjukkan tren positif secara tahunan. Dibandingkan November 2024, jumlah wisman ke Jawa Timur naik 3,89 persen atau bertambah 809 kunjungan.

Kepala BPS Jawa Timur Zulkipli mengatakan, kedatangan wisman pada November 2025 tetap ditopang sejumlah agenda berskala nasional dan internasional yang digelar di berbagai daerah.

“Beberapa event di Jawa Timur pada November turut menopang kunjungan wisatawan,” ujar Zulkipli dalam konferensi pers di Surabaya, Senin (5/1/2026).

Berdasarkan kewarganegaraan, wisman asal Malaysia masih mendominasi dengan 5.357 kunjungan atau berkontribusi 24,77 persen dari total wisman yang masuk melalui Juanda. Posisi berikutnya ditempati wisman asal Tiongkok sebanyak 5.355 kunjungan, disusul Singapura dengan 2.626 kunjungan.

Sementara itu, wisman asal Jepang mencatatkan kenaikan tertinggi secara bulanan, yakni naik 25,98 persen dibandingkan Oktober 2025 atau bertambah 86 kunjungan.

Secara kumulatif sepanjang Januari–November 2025, jumlah kunjungan wisman ke Jawa Timur mencapai 304.926 kunjungan, naik tipis 0,71 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang tercatat 302.780 kunjungan.

Di sisi lain, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Selama Januari–November 2025, perjalanan wisnus dengan tujuan Jawa Timur tercatat 197,48 juta perjalanan, sementara perjalanan wisnus asal Jawa Timur mencapai 185,25 juta perjalanan.

Untuk November 2025, jumlah perjalanan wisnus asal Jawa Timur tercatat 15,72 juta perjalanan, turun 2,20 persen dibandingkan Oktober 2025.

Zulkipli menyebut sejumlah agenda seperti Mojo Fest 2025 dan Travel Gathering ASIDEWI di Kabupaten Mojokerto, serta ajang internasional Asian Science & Mathematics Olympiad for Primary and Secondary Schools (ASMOPSS) 2025 di Bojonegoro turut berkontribusi terhadap pergerakan wisatawan.

Dari sisi perhotelan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang di Jawa Timur pada November 2025 mencapai 52,82 persen, naik tipis 0,19 poin dibandingkan Oktober 2025. Kenaikan ini terutama ditopang hotel bintang empat dan lima.

TPK hotel bintang tertinggi tercatat di Kota Mojokerto (70,86 persen), Kabupaten Sidoarjo (66,85 persen), dan Kabupaten Gresik (66,19 persen). Sementara tingkat hunian terendah terjadi di Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Tuban.

BPS menilai tingginya tingkat hunian hotel dipengaruhi lokasi strategis, kedekatan dengan pusat aktivitas dan transportasi, serta kualitas layanan dan harga yang kompetitif. ((Red))

  • Dipublikasi Pada 5 Januari 2026
  • Baru Saja di Update Pada Januari 5, 2026
  • Temukan Kami di Google News

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).


Follow WhatsApp Channel Infosurabaya.com
Follow