infsurabaya.com-Sedikitnya 100 mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair) mendapat kesempatan luar biasa, yaitu menggunakan teknologi analisis media berbasis kecerdasan buatan (AI) secara gratis. Fasilitas ini, dari PT NoLimit Teknologi Indonesia, memiliki nilai setara Rp 2 miliar dan ditujukan untuk memperkuat keterampilan mahasiswa menghadapi kebutuhan industri.
Melalui akses dashboard media monitoring ini, mahasiswa bisa mempraktikkan analisis percakapan di media, memetakan isu yang berkembang, hingga menyusun strategi komunikasi dan perencanaan kampanye berdasarkan data.
CEO PT NoLimit Teknologi Indonesia, Aqsath Rasyid Naradhipa, menyebut pemanfaatan teknologi analisis data perlu diperkenalkan secara langsung kepada mahasiswa. Dengan begitu, mereka tidak hanya memahami konsep big data dan AI di ruang kelas, tetapi juga mengenal penggunaannya dalam pekerjaan profesional.
Fasilitas tersebut juga memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari proses pemantauan media tanpa terbebani biaya berlangganan perangkat analisis. Keterampilan ini relevan bagi mereka yang ingin berkarier di bidang komunikasi, media, pemasaran, maupun perencanaan kampanye.
Bagi pendidikan vokasi, pengalaman menggunakan teknologi industri menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja.
Vokasi Unair Perluas Dampak Riset
Di sisi lain, Fakultas Vokasi Unair juga berupaya memperluas pemanfaatan hasil penelitian dan inovasi melalui kolaborasi dengan industri serta media.
Dekan Fakultas Vokasi Unair, Prof. Dian Yulie Reindrawati, S.Sos., M.M., Ph.D., mengatakan, fakultas memiliki 20 program studi dengan berbagai kegiatan dan inovasi yang perlu diketahui masyarakat secara lebih luas.
Menurut Dian, publikasi menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan potensi tersebut sekaligus membuka peluang agar hasil penelitian dapat dikembangkan menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Yang kami butuhkan adalah eksposur yang luas agar publikasi Vokasi lebih bermanfaat dan berdampak. Tidak hanya berhenti di jurnal, tetapi bagaimana hasilnya bisa bermanfaat di masyarakat melalui aplikasi dan aksi nyata,” ujar Dian, Jumat (9/10/2026).
Ia menilai, kerja sama dengan media dapat membantu menjembatani hasil riset kampus dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Sementara itu, keterlibatan industri dibutuhkan agar pengembangan kompetensi mahasiswa sejalan dengan kebutuhan lapangan kerja.
Dian berharap kolaborasi tersebut tidak hanya memperluas publikasi kegiatan kampus, tetapi juga mendorong hilirisasi riset melalui penerapan inovasi yang melibatkan dosen dan mahasiswa.
Melalui penguatan keterampilan berbasis teknologi dan perluasan jejaring kolaborasi, Fakultas Vokasi Unair menargetkan hasil pembelajaran dan penelitian dapat memberikan manfaat lebih luas, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat.(bro)
- Dipublikasi Pada 9 Oktober 2026
- Baru Saja di Update Pada Oktober 9, 2026
- Temukan Kami di Google News
Bagikan ke Media Sosial
Unduh slide siap posting untuk Instagram, TikTok, X & Koran digital

