infosurabaya.com-Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSura) mulai menyiapkan calon pekerja migran Indonesia untuk mengisi kebutuhan tenaga caregiver di Jepang. Melalui Migrant Center, UMSura menggelar pelatihan perdana bagi 19 peserta yang ditargetkan berangkat ke Jepang pada November 2026.
Pelatihan tersebut berlangsung di Gedung At Taawun Lantai 22 UMSura, Jumat (16/10/2026). Para peserta mengikuti pelatihan intensif selama 16 hari dengan total 160 jam pelajaran. Seluruh peserta telah mengantongi kemampuan bahasa Jepang level N4.
Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan dua Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), yakni Sahabat Jepang Indonesia Group dan Azka Duta Semesta.
Kepala BP3MI Jawa Timur, KBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K., CPHR., menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, penguasaan bahasa asing, serta pemahaman budaya kerja bagi calon pekerja migran Indonesia.
Selain kesiapan keterampilan, calon pekerja migran juga perlu memastikan proses penempatan dilakukan melalui jalur resmi dan aman. Hal ini penting agar mereka mendapatkan perlindungan selama proses keberangkatan hingga bekerja di negara tujuan.
Upaya tersebut sejalan dengan program SMK Go Global yang mendorong lulusan pendidikan vokasi agar mampu bersaing di pasar kerja internasional. Kesiapan tenaga kerja tidak hanya ditentukan oleh peluang kerja, tetapi juga keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Wakil Rektor II UMSura, Dr. Endah Hendarwati, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan caregiver perdana yang diinisiasi Migrant Center UMSura.
Menurut Endah, tim Migrant Center telah menyiapkan berbagai kebutuhan pelatihan, mulai dari kurikulum, sarana dan prasarana, hingga ruang kelas dan laboratorium untuk mendukung pembelajaran peserta.
Persiapan tersebut diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran berbasis kompetensi sehingga peserta memiliki bekal yang memadai sebelum memasuki dunia kerja di Jepang.
Ke depan, Migrant Center UMSura diarahkan menjadi pusat penguatan kompetensi calon pekerja migran Indonesia. UMSura juga membuka peluang kolaborasi dengan sekolah menengah kejuruan (SMK), lembaga pendidikan vokasi, lembaga sertifikasi profesi, serta mitra industri penempatan tenaga kerja internasional.
Pelatihan ini menjadi langkah awal UMSura dalam memperluas peran perguruan tinggi pada penyiapan tenaga kerja terampil untuk pasar global.
Melalui program tersebut, calon pekerja migran diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri, tetapi juga dapat bekerja melalui proses penempatan yang aman dan terlindungi.(bro)
- Dipublikasi Pada 18 Oktober 2026
- Baru Saja di Update Pada Oktober 18, 2026
- Temukan Kami di Google News
Bagikan ke Media Sosial
Unduh slide siap posting untuk Instagram, TikTok, X & Koran digital

