infosurabaya.com-Persebaya Surabaya mengakhiri tren hasil kurang memuaskan dengan kemenangan 3-1 atas Madura United dalam Derby Suramadu di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (26/10/2026). Pelatih Bernardo Tavares memuji kerja keras dan agresivitas pemain Green Force yang mampu mengunci tiga poin pada menit-menit akhir.
Dalam laga pekan ketujuh Super League 2026/2027 itu, Persebaya sempat mendapat perlawanan sengit dari Madura United. Meski unggul jumlah pemain sejak menit ke-57, Green Force baru memastikan kemenangan setelah Yuran Fernandes mencetak gol penalti pada menit ke-85 dan Yann Mabella menambah gol pada menit ke-90.
Kemenangan tersebut terasa penting bagi Persebaya, terutama setelah hasil pertandingan sebelumnya belum sesuai harapan pendukung. Tavares pun secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang tetap hadir memberikan dukungan di tengah situasi sulit tim.
“Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bonek dan Bonita yang datang. Ini pertandingan Senin malam, sementara hasil pertandingan sebelumnya dari sisi kami tidak begitu bagus. Kami sangat menghargai dukungan mereka karena pada momen sulit seperti inilah kami melihat kekuatan suporter,” ujar Tavares dalam konferensi pers seusai laga.
Tavares Puas dengan Agresivitas Persebaya
Tavares menilai anak asuhnya menunjukkan sikap yang tepat sepanjang pertandingan. Menurut dia, Persebaya tampil agresif, bermain dengan intensitas tinggi, dan berusaha menciptakan ruang untuk membangun serangan.
Pelatih asal Portugal itu juga menyoroti banyaknya peluang yang berhasil diciptakan timnya. Meski penyelesaian akhir masih perlu diperbaiki, dia menilai kemampuan menghasilkan peluang menjadi modal penting untuk memenangi pertandingan.
“Saya sangat menyukai sikap para pemain hari ini. Mereka agresif, bermain dengan intensitas tinggi, dan bergerak untuk menciptakan ruang. Ini harus menjadi identitas kami,” katanya.
Tavares menyebut Madura United hanya beberapa kali memberikan ancaman berarti, termasuk melalui tendangan bebas yang menghasilkan gol penyama kedudukan pada menit ke-65.
Gol tersebut berawal dari situasi transisi yang menurut Tavares masih perlu dievaluasi. Dia menilai Persebaya seharusnya bisa mengantisipasi serangan lawan dengan lebih baik, termasuk menghentikan pergerakan lawan secara taktis ketika situasi memungkinkan.
Selain itu, kondisi lapangan yang diguyur hujan turut memengaruhi permainan. Lapangan yang lebih berat membuat para pemain harus bekerja ekstra, sementara sejumlah pemain Persebaya juga belum berada dalam kondisi fisik terbaik.
Yuran Jadi Eksekutor Penalti
Salah satu momen penting pertandingan terjadi ketika Miguel Pereira dilanggar di kotak penalti pada menit ke-84. Yuran Fernandes kemudian maju sebagai eksekutor dan membawa Persebaya unggul 2-1 pada menit ke-85.
Tavares mengungkapkan bahwa timnya rutin berlatih penalti. Dalam latihan terakhir, Yuran menjadi pemain yang paling banyak mencetak gol dari titik putih sehingga dipilih untuk mengambil tendangan tersebut.
Dia mengaku senang penalti itu berhasil dikonversi menjadi gol karena turut meningkatkan kepercayaan diri pemain dan tim.
Setelah gol Yuran, Persebaya terus berusaha menjaga keunggulan. Yann Mabella kemudian memastikan kemenangan 3-1 melalui tendangan melengkung pada menit ke-90.
Bagi Tavares, siapa pun yang mencetak gol bukanlah persoalan utama. Dia lebih menekankan pentingnya sikap, kerja keras, dan kontribusi seluruh pemain demi meraih hasil maksimal.
Tony Firmansyah: Tiga Poin untuk Bonek dan Bonita
Gelandang Persebaya, Tony Firmansyah, yang terpilih sebagai Man of the Match, turut mempersembahkan kemenangan tersebut kepada Bonek dan Bonita.
Tony mengakui pertandingan melawan Madura United tidak mudah. Namun, kerja keras yang dilakukan pemain selama latihan akhirnya membuahkan hasil di lapangan.
“Kemenangan tiga poin malam ini tentunya kami persembahkan untuk Bonek dan Bonita. Pertandingan-pertandingan sebelumnya memang sulit, tetapi kami terus bekerja keras dalam latihan. Alhamdulillah, kami bisa mengalahkan Madura United malam ini,” ujar Tony.
Dia juga menegaskan tim akan tetap rendah hati dan fokus menghadapi pertandingan berikutnya.
Tavares berharap semangat yang ditunjukkan para pemain dalam Derby Suramadu dapat dipertahankan pada laga selanjutnya. Menurut dia, konsistensi sikap dan intensitas permainan akan menjadi kunci Persebaya untuk kembali bersaing merebut tiga poin.
Kemenangan atas Madura United pun menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Green Force. Selain mengamankan poin penuh di kandang, hasil ini juga menjadi momentum bagi Persebaya untuk memperbaiki performa dan menjawab dukungan suporter pada lanjutan Super League 2026/2027.(bro)
- Dipublikasi Pada 26 Oktober 2026
- Baru Saja di Update Pada Oktober 26, 2026
- Temukan Kami di Google News
Bagikan ke Media Sosial
Unduh slide siap posting untuk Instagram, TikTok, X & Koran digital

