infosurabaya.com-Aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSekarat di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6), berakhir ricuh pada malam hari. Kericuhan terjadi setelah sekelompok massa diduga melakukan pelemparan benda ke arah kompleks Grahadi, merusak pagar, serta menyalakan petasan sehingga memicu tindakan pembubaran oleh aparat kepolisian.
Sebelumnya, ribuan peserta aksi menggelar long march dari kawasan Monumen Kapal Selam menuju Grahadi sekitar pukul 14.00 WIB. Massa membawa sedikitnya 11 tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah pusat maupun daerah dalam aksi yang dikampanyekan melalui tagar #IndonesiaSekarat.
Situasi mulai memanas sekitar pukul 18.30 WIB. Berdasarkan pantauan di lokasi, sekelompok orang melakukan pelemparan batu dan benda lainnya ke arah pagar sisi timur Grahadi. Selain merusak pagar yang sedang direnovasi, massa juga menyalakan dan melempar petasan ke arah barisan aparat yang berjaga di depan gedung pemerintahan tersebut.
Aparat kepolisian kemudian melakukan pendorongan massa secara bertahap hingga ke kawasan Bundaran Air Mancur dan Alun-Alun Surabaya. Polisi juga menggunakan water cannon untuk memadamkan api yang sempat muncul di lokasi kericuhan sebelum massa akhirnya membubarkan diri.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan menyatakan pihaknya mengamankan belasan orang yang diduga terlibat dalam tindakan provokasi maupun perusakan selama aksi berlangsung. Menurutnya, jumlah pasti masih dalam proses pendataan dan pengamanan dilakukan tanpa menimbulkan korban luka. Sebanyak 320 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya demonstrasi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menyesalkan terjadinya perusakan terhadap Gedung Negara Grahadi. Ia menyebut kerusakan tersebut menjadi kerugian bagi masyarakat karena Grahadi merupakan simbol Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang saat ini masih dalam proses perbaikan pascakejadian sebelumnya.
Hingga Jumat malam, kondisi di sekitar Jalan Gubernur Suryo berangsur kondusif setelah massa meninggalkan lokasi. Aparat kepolisian masih berjaga di sekitar Grahadi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan, sementara proses pendataan terhadap orang yang diamankan masih berlangsung.(bro)
- Dipublikasi Pada 26 Juni 2026
- Baru Saja di Update Pada Juni 26, 2026
- Temukan Kami di Google News
