Gap Year Berbuah Manis, Instruktur Renang Pilih Vokasi UNAIR

Axellea Pramestika Hasanah (ist)

infosurabaya.com-Pendidikan vokasi semakin diminati generasi muda yang ingin cepat siap memasuki dunia kerja. Hal itu ditunjukkan oleh Axellea Pramestika Hasanah, instruktur di International Swimming School Surabaya, yang memilih Program Studi D3 Bahasa Inggris Universitas Airlangga (UNAIR) karena menawarkan pembelajaran berbasis praktik yang selaras dengan profesinya.

Perempuan yang akrab disapa Acel itu merupakan lulusan SMA Negeri 16 Surabaya sekaligus mantan atlet nasional artistic swimming. Setelah lulus sekolah, ia memutuskan mengambil gap year selama satu tahun untuk bekerja dan menabung demi membiayai kuliahnya secara mandiri.

Acel mengatakan, keputusan memilih pendidikan vokasi didasari karakter pembelajarannya yang lebih banyak praktik dibanding teori. Menurutnya, metode tersebut sesuai dengan gaya belajar dan aktivitasnya sehari-hari.

“Saya tipenya orang yang tidak bisa belajar terlalu teoritis atau hanya duduk di depan laptop. Saya lebih suka aktivitas yang banyak praktik. Dari informasi yang saya dapat di media sosial, D3 Bahasa Inggris pembelajarannya seru dan aplikatif,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Selama masa gap year, Acel bekerja sebagai instruktur di International Swimming School Surabaya. Berbekal pengalaman sebagai mantan atlet nasional artistic swimming, ia dipercaya mengajar berbagai materi, mulai dari teknik water survival hingga latihan renang tingkat lanjut.

Lingkungan kerjanya yang banyak menggunakan bahasa Inggris menjadi alasan utama memilih Program Studi D3 Bahasa Inggris. Selain mendukung pekerjaannya saat ini, pihak manajemen tempatnya bekerja juga memberikan dukungan penuh agar ia tetap melanjutkan pendidikan.

“Saya ingin kuliah yang masih satu bidang dengan pekerjaan saya. Di tempat kerja sehari-hari menggunakan bahasa Inggris, jadi saya merasa program ini sangat relevan,” katanya.

Tak hanya fokus pada akademik, Acel juga bertekad mengembangkan prestasi non-akademik selama kuliah di UNAIR. Selain berprestasi di bidang olahraga air, ia pernah menjadi bagian dari ajang Gadis Sampul 2021 dan bercita-cita mengikuti kompetisi duta wisata maupun ajang pemilihan putri tingkat nasional dengan membawa nama baik kampus.

Menurutnya, perguruan tinggi merupakan wadah terbaik bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun prestasi di berbagai bidang.

Menutup perbincangan, Acel mengajak lulusan SMA agar tidak ragu memilih pendidikan vokasi. Ia menilai lulusan vokasi memiliki daya saing tinggi karena dibekali keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Vokasi itu bagus dan sama baiknya dengan sarjana. Jangan ragu memilih vokasi karena pembelajarannya lebih banyak praktik dan membuat kita lebih siap menghadapi dunia kerja,” pungkasnya.(bro)

  • Dipublikasi Pada 28 Juni 2026
  • Baru Saja di Update Pada Juni 28, 2026
  • Temukan Kami di Google News
Follow WhatsApp Channel Infosurabaya
Follow

Trust Verified On Google
Jadikan Infosurabaya sebagai sumber berita tepercaya Anda di Google.
Add as a preferred source on Google
Disclaimer
Konten Gap Year Berbuah Manis, Instruktur Renang Pilih Vokasi UNAIR disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Powered By Infosurabaya