infosurabaya.com-Sebanyak 317 karya film dari 24 negara masuk dalam ajang Dynamic Cinema Festival (DCF) 2026 yang digelar Program Studi Sarjana Terapan Produksi Film dan Televisi (PFTV), Fakultas Desain dan Industri Kreatif (FDIK), Universitas Dinamika.
Jumlah karya tersebut tercatat setelah pendaftaran DCF 2026 ditutup pada 25 Agustus 2026. Selain dari Indonesia, karya film peserta datang dari berbagai negara, seperti Italia, Prancis, Spanyol, India, Jepang, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, China, Bangladesh, Amerika Serikat, Turki, Iran, Brasil, Meksiko, Argentina, Portugal, Kroasia, Kirgistan, Sri Lanka, Angola, hingga Burkina Faso.
Festival Director DCF, Ilham Satria, mengatakan tingginya jumlah karya yang masuk menunjukkan antusiasme sineas terhadap festival film tersebut.
“Alhamdulillah, implementasi tema ini benar-benar sesuai harapan karena refleksi masyarakat internasional benar-benar diekspresikan dalam ruang DCF,” kata Ilham, Jumat (28/8/2026).
DCF 2026 mengusung tema “Reflexion”. Tema tersebut menjadi ruang bagi para sineas untuk menyampaikan refleksi sekaligus ekspresi melalui karya film.
Menurut Ilham, keikutsertaan 317 karya dari 24 negara menunjukkan para sineas membutuhkan ruang untuk menyampaikan gagasan dan ekspresi mereka.
“Animo masyarakat sebanyak 317 karya dari 24 negara adalah bukti bahwa para sineas butuh ruang yang tepat untuk mengekspresikan karya-karyanya. DCF adalah salah satu dari ruang itu,” ujarnya.
Empat Kategori Kompetisi
Pada penyelenggaraan tahun ini, DCF mempertandingkan empat kategori, yakni Best Short Film, Best Cinematography, Best Artistic, dan Best Student Short Film.
Para pemenang akan mendapatkan piala, sertifikat, serta hadiah uang tunai. Khusus kategori Best Student Short Film, panitia memberikan hadiah tambahan berupa bebas biaya pendidikan selama empat tahun di Program Studi Film dan Televisi Universitas Dinamika.
“Untuk kategori Best Student Short Film, akan ada tambahan bebas biaya pendidikan selama empat tahun di Program Studi Film dan Televisi Universitas Dinamika,” ujar Ilham.
Setelah proses kurasi, peserta yang masuk official selection akan diumumkan pada 10 September 2026. Sementara itu, rangkaian puncak DCF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026 di BG Junction Surabaya.
Peserta DCF Terus Bertambah
Dekan FDIK Universitas Dinamika sekaligus founder DCF, Muhammad Bahruddin, menyambut positif peningkatan jumlah peserta pada penyelenggaraan tahun ini.
Pada penyelenggaraan perdana DCF pada 2022, festival tersebut diikuti 119 karya. Memasuki penyelenggaraan keempat pada 2026, jumlah karya meningkat menjadi 317 karya dari 24 negara.
“Lompatan ini bukan hanya pada jumlah karya, tetapi juga pada keberagaman negara peserta,” kata Bahruddin.
Bahruddin yang juga merupakan pengurus pusat Asosiasi Pengkaji Film Indonesia (Kafein) dan terlibat dalam penjurian Festival Film Indonesia (FFI) sejak 2021 berharap DCF tidak berhenti sebagai ajang kompetisi.
Menurutnya, DCF perlu berkembang menjadi ruang yang dapat mempertemukan sineas sekaligus memperkuat ekosistem perfilman di Indonesia.
“DCF tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya karya film, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem perfilman Indonesia,” pungkasnya.
Dengan masuknya ratusan karya dari puluhan negara, DCF 2026 diharapkan semakin memperluas jejaring perfilman sekaligus menjadikan Surabaya sebagai salah satu ruang pertemuan bagi sineas dari berbagai negara.(bro)
- Dipublikasi Pada 31 Agustus 2026
- Baru Saja di Update Pada Agustus 31, 2026
- Temukan Kami di Google News
