UNUSA Terima 10 Mahasiswa Perdana PPDS Paru dan Obgyn

UNUSA resmi menerima 10 mahasiswa angkatan pertama Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Paru dan Obstetri-Ginekologi untuk mendukung pemerataan dokter spesialis di Indonesia.(ist)

infosurabaya.com-Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) mencatat tonggak baru dalam pengembangan pendidikan kedokteran dengan menerima 10 mahasiswa angkatan pertama Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Mereka akan menempuh pendidikan pada Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru) serta Program Studi Obstetri dan Ginekologi (Obgyn).

Penerimaan mahasiswa perdana ini menjadi langkah strategis UNUSA dalam mendukung program pemerintah mempercepat pemenuhan sekaligus pemerataan dokter spesialis di Indonesia, terutama di wilayah yang masih kekurangan tenaga medis.

Rektor UNUSA, Prof. Tri Yogi Yuwono, mengatakan penyelenggaraan PPDS merupakan amanah dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Kementerian Kesehatan kepada perguruan tinggi yang memiliki kualitas pendidikan yang diakui secara nasional.

“Kepercayaan untuk menyelenggarakan PPDS merupakan amanah yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Fakultas Kedokteran UNUSA telah meraih akreditasi Unggul, sehingga kami berkewajiban menghadirkan pendidikan dokter spesialis yang berkualitas sekaligus berkontribusi menjawab kebutuhan nasional akan dokter spesialis,” ujarnya.

Menurut Prof. Tri Yogi, pembukaan PPDS Paru dan PPDS Obstetri-Ginekologi menjadi bagian dari upaya mendukung agenda nasional dalam mempercepat pemenuhan dokter spesialis. UNUSA juga memastikan lulusan program tersebut memiliki komitmen untuk kembali mengabdi di daerah asal setelah menyelesaikan pendidikan.

Komitmen itu diwujudkan melalui penandatanganan surat pernyataan oleh seluruh mahasiswa angkatan pertama untuk kembali bertugas di instansi atau wilayah asal masing-masing. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap pemerataan layanan kesehatan, khususnya di Jawa Timur maupun Indonesia secara lebih luas.

Selain meningkatkan kualitas pendidikan, UNUSA juga menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan akademik yang bebas dari kekerasan dan perploncoan. Hal itu disampaikan menyusul masih adanya kasus perundungan yang terjadi dalam sejumlah program pendidikan dokter spesialis di Indonesia.

“Saya tidak akan mentoleransi segala tindakan kekerasan yang terjadi dalam lingkungan UNUSA. Sekarang kami juga telah memiliki Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) yang siaga,” tegas Prof. Tri Yogi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran UNUSA, Prof. Budi Santoso, menjelaskan mahasiswa angkatan pertama berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, termasuk wilayah kepulauan seperti Masalembu yang selama ini masih menghadapi keterbatasan tenaga dokter spesialis.

“Latar belakang mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah menunjukkan bahwa kebutuhan dokter spesialis memang sangat besar. Kami berharap setelah menyelesaikan pendidikan, mereka kembali membawa kompetensi terbaik untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di daerah masing-masing,” katanya.

Program PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi serta PPDS Obstetri dan Ginekologi di UNUSA didukung rumah sakit pendidikan, dosen, dan dokter pendidik klinis berpengalaman. Kurikulum dirancang untuk menghasilkan dokter spesialis yang unggul dalam kompetensi klinis, penelitian, pendidikan, serta memiliki kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Pembukaan PPDS ini juga sejalan dengan agenda nasional percepatan pemenuhan dokter spesialis. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Indonesia saat ini baru mampu menghasilkan sekitar 2.700 dokter spesialis setiap tahun, sementara kebutuhan ideal mencapai sekitar 32.000 dokter spesialis per tahun.

Dengan kapasitas Fakultas Kedokteran UNUSA yang telah terakreditasi Unggul, kehadiran program PPDS diharapkan menjadi salah satu solusi dalam memperluas akses pendidikan dokter spesialis sekaligus mempercepat pemerataan layanan kesehatan di berbagai daerah di Indonesia.(bro)

  • Dipublikasi Pada 8 Juli 2026
  • Baru Saja di Update Pada Juli 8, 2026
  • Temukan Kami di Google News
Follow WhatsApp Channel Infosurabaya
Follow

Trust Verified On Google
Jadikan Infosurabaya sebagai sumber berita tepercaya Anda di Google.
Add as a preferred source on Google
Disclaimer
Konten UNUSA Terima 10 Mahasiswa Perdana PPDS Paru dan Obgyn disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Powered By Infosurabaya