infosurabaya.com-Ngawi-Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Kabupaten Ngawi tak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Kejaksaan Negeri Ngawi memilih menanam bibit pohon produktif di kawasan Alas Srigati, Desa Babadan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan penghijauan tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Ngawi, jajaran Perhutani, komunitas media, serta masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, Hermanto, S.H., M.H., mengatakan, penanaman pohon bermula dari banyaknya ucapan selamat Hari Lahir Kejaksaan yang diberikan dalam bentuk bibit tanaman.
Alih-alih hanya menjadi simbol perayaan, bibit tersebut kemudian dimanfaatkan untuk penghijauan di kawasan Alas Srigati.
“Jadi kami juga ada program ini karena kami mendapat banyak ucapan, tetapi dalam bentuk bibit pohon. Oleh karenanya, kita tanam di Alas Srigati,” ujar Hermanto.
Beragam tanaman buah produktif ditanam di kawasan tersebut, di antaranya mangga, alpukat, durian, jambu, dan nangka.
Penanaman pohon ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi masyarakat sekitar hutan.
Dorong Srigati Jadi Wisata Agro
Wakil Bupati Ngawi, Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si., mengatakan masyarakat menjadi salah satu pihak yang diharapkan menerima manfaat dari keberadaan tanaman produktif tersebut.
Menurutnya, kawasan Srigati selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan wisata religi. Ke depan, potensi tersebut dapat dikembangkan dengan konsep wisata agro.
“Harapannya nanti bisa dijadikan juga sebagai wisata agro. Ada tanaman buah, tanaman produktif yang sekaligus bisa meningkatkan kegiatan ekonomi baru bagi komunitas warga masyarakat Srigati,” katanya.
Keberadaan tanaman buah produktif dinilai dapat membuka peluang kegiatan ekonomi baru bagi masyarakat, terutama komunitas dan petani yang tinggal di sekitar kawasan hutan.
Dengan demikian, penghijauan tidak berhenti pada penanaman, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari penguatan potensi ekonomi lokal.
Disertai Bakti Sosial
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan bakti sosial oleh Komunitas Media Pengadilan Kejaksaan Jawa Timur atau KOMPAK Jawa Timur.
Komunitas tersebut menyerahkan bantuan berupa peralatan salat untuk masyarakat dan mushola di kawasan Srigati.
Perwakilan KOMPAK Jawa Timur, Budi, mengatakan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari program Jumat Berkah yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dana untuk kegiatan tersebut dikumpulkan secara mandiri dari para wartawan setiap Jumat.
Kali ini, kegiatan Jumat Berkah digelar bersamaan dengan rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Kabupaten Ngawi.
Tanaman Punya Fungsi Ekologis dan Ekonomi
Perhutani turut mengapresiasi sinergi antara Kejaksaan Negeri Ngawi dan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.
Bibit yang ditanam merupakan jenis MPTS atau Multi Purpose Tree Species, yakni tanaman yang memiliki fungsi ganda.
Dari sisi ekologis, tanaman tersebut dapat mendukung konservasi lingkungan. Sementara dari sisi ekonomi, tanaman buah produktif berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan.
Di kawasan Srigati juga telah terbentuk Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Lembaga ini diharapkan dapat ikut merawat tanaman sekaligus mengembangkan potensi ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Selain penanaman pohon, rangkaian Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Ngawi sebelumnya juga diisi dengan kegiatan tebar benih ikan di Sungai Srigati dan Sungai Tempuran.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi Kejaksaan, pemerintah daerah, Perhutani, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mendorong munculnya manfaat ekonomi bagi warga.
Dengan adanya tanaman produktif di kawasan Alas Srigati, penghijauan diharapkan bukan hanya membuat kawasan hutan semakin hijau, tetapi juga membuka peluang bagi Srigati untuk berkembang sebagai kawasan wisata agro yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.(bro)
- Dipublikasi Pada 4 September 2026
- Baru Saja di Update Pada September 4, 2026
- Temukan Kami di Google News
